FKUB Tomohon Studi Banding Keharmonisan Beragama di Tabanan

Selasa, 24 April 2018 : 16.47
Rombongan FKUB Kota omohon foto bersama dengan pengurus FKUB Kabupaten Tabanan
TABANAN - Rombongan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tomohon, Sulawesi Utara yang diketuai oleh Johni J Palilingan melakukan studi banding keharmonisan kehidupan beragama di Kabupaten Tabanan, Bali,  Selasa (24/4/2018)

Rombongan diterima oleh Staf Ahli Bupati Tabanan bidang Hukum dan Pemerintahan I Made Riawan, Ketua FKUB Tabanan I Wayan Tontra serta pengurus FKUB Tabanan, di kantor Bupati Tabanan.

Ketua FKUB Tomohon Johni J Palilingan mengungkapkan tujuan kedatangan FKUB Tomohon ke Tabanan  adalah untuk mempelajari peningkatan toleransi dan kerukunan umat Beragama yang ada di Tabanan, mengingat Keharmonisan beragama di Kabupaten Tabanan sudah sangat dikenal.

“Kami sangat kagum dengan Keharmonisan dan kerukunan beragama di Kabupaten Tabanan. Apalagi Tabanan sudah meraih Harmony Award, yang merupakan prestasi yang membanggakan. Selain itu kami juga ingin mempelajari hubungan antara FKUB dengan lembaga pemerintahan dan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutan yang dibacakan oleh I Made Riawan  mengucapkan selamat datang dan berterima kasih telah memilih dan berkunjung ke Kabupaten Tabanan.

Disebutkan, Kabupaten  Tabanan  adalah salah satu kabupaten dari Sembilan Kabupaten/Kota yang ada di Bali. Kabupaten Tabanan terdiri dari 10 Kecamatan, 133 Desa dengan jumlah penduduk sebanyak 466,197 jiwa, dimana mayoritas penduduknya beragama Hindu.

”Beragamnya struktur demografi masyarakat Tabanan, diiringi minimnya konflik beragama di Kabupaten Tabanan  telah terjaga dan mengakar kuat sejak dahulu," ujarnya.

Bupati menambahkan guna menekan potensi konflik beragama harus dilakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan tokoh Agama serta melibatkan instansi terkait.

Melalui Pemerintah bentuk perhatian yang telah ditunjukkan  adalah dengan melakukan berbagai kegiatan seperti pasar murah, bantuan mudik gratis serta kebebasan  beribadah bagi masing- masing pemeluk agama.

"Kerukunan umat beragama merupakan pendukung kelancaran pembangunan di Tabanan serta berkomitmen senantiasa menjaga toleransi umat beragama demi tercapainya kerukunan menuju Tabanan yang Serasi, " jelasnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Tabanan I Wayan Tontra mengatakan FKUB di Tabanan sudah terbentuk sejak lama, jadi tidak heran kalau Tabanan sebagai salah satu contoh Kabupaten yang mendapat penghargaan atas keharmonisan dalam beragama.

"Kerukunan umat beragama di Kabupaten Tabanan sangat kondusif dan toleransi sangat tinggi," katanya

Disebutkan, ketika hari besar keagamaan, apabila umat muslim merayakan hari besar keagamaan, maka umat beragama yang lain toleransi dan ikut menjaga berlangsungnya kegiatan tersebut.

"Sebaliknya jelas dia, apabila umat nonmuslim merayakan hari besar keagamaan umat muslim ikut menghormatinya,”tegasnya.(gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi