Empat Banjar di Gianyar Satukan Hati Demi AMAN dan Koster Ace

Senin, 09 April 2018 : 22.08
Deklarasi Kebulatan Tekad bagi pasangan AMAN dan Koster Ace di Gianyar
GIANYAR- Calon Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengaku haru dan salut kepada empat banjar di Desa Medahan, Blahbatuh, yaitu Banjar Anggarkasih, Banjar Cucukan, Banjar Medahan dan Banjar Penulisan yang siap memenangkan Wayan Koster- Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) untuk Pilkada Bali dan I Made Mahayastra-AA Gde Mayun (AMAN) untuk Pilkada Gianyar.

Kata dia , Desa Medahan luar biasa. Ia mengaku sudah merasakan aura deklarasi sehari sebelum kedatangannya ke Medahan.  Pada Pilkada lima tahun lalu, saat maju bersama Agung Bharata, mendapatkan 80 persen suara.

Sekarang, jauh lebih kondusif dan saat menjadi wakil bupati leluasa menyerap dan melayani aspirasi warga medahan, dirinya yakin mendapatkan suara lebih besar dari pilkada sebelumnya.

“Saya yakin di Desa Medahan akan mendapatkan suara lebih dari 80 persen,” ujarnya saat bertemu warga empar banjar dalam deklarasi kebulatan tekad di Balai Banjar Anggarkasih, Minggu (8/4/2018) malam.

Dihadapan masyarakat Medahan, Mahayastra menyayinkan satu lagu, yang dititipkan Wayan Koster, karena tidak bisa hadir. Mahayastrap pun menyanyikan lagu Koster – Ace diikuti masyarakat Medahan.

“Yen ade nak metakon nyen luungne pilih dadi Gubernur Bali,  jeg salamin limane salam salamne satu jalur,  Yen ade ne ragu jeg ikan lele ikan mujair sing misi bertele tele jeg  langsung cair,  pipis rakyat sing dadi juang, Uang rakyat untuk rakyat, astungkara bali hebat care bapak wayan koster lan Cokorda Sukawati, ” demikian kutipan lagu dari I Made Agus Mahayastra.

Disisi lain, Mahayastra yang juga Ketua DPC PDIP Gianyar ini, menyinggung soal rawat inap di kelas III RSUD Sanjiwani dan Puskesmas di wilayah Gianyar.

“Masyarakat Gianyar yang rawat inap di kelas III RSUD Sanjiwani atau puskesmas tidak perlu bayar, karena susah dibiayi pemerintah,” jelasnya. Selain itu, juga ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ringan serta paling penting penyediaan lapangan kerja bagi generasi muda.

“Kita sudah survey, aspirasi tertinggi dari generasi muda adalah lapangan pekerjaan, kita sudah petakan itu dengan membangun Balai Latihan Kerja,” ungkapnya.

Khusus program lapangan pekerjaan itu, pihaknya punya program Three In One (3 in 1). “Dalam program ini ada pelatihan, pensertifikasian serta penempatan. Detailnya sudah ada, nanti akan kita sampaikan,” ujarnya.

Empat banjar di Desa Medahan, Blahbatuh, yaitu Banjar Anggarkasih, Banjar Cucukan, Banjar Medahan dan Banjar Penulisan, siap memenangkan Wayan Koster- Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) untuk Pilkada Bali dan I Made Mahayastra-AA Gde Mayun (AMAN) untuk Pilkada Gianyar.

Kelian Adat Banjar Penulisan, Wayan Suniantara, usai membacakan deklarasi kebulatan tekad mengatakan, masyarakat empat banjar di Desa Medahan serta Dadia-dadia yang ada wilayah Desa Medahan secara bulat mendukung paslon nomor urut 1, I Wayan Koster – Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (KBS-Ace) untuk Pilkada Bali dan paslon nomor urut 2, I Made Agus Mahayastra-Anak Agung Mayun (AMAN) untuk Pilkada Gianyar.

“Dwaning wantuan saking dumun ring Desa Medahan lan Cucukan sampun mekueh, warge nenten kayun mutang, indik punika mangde preside ngajegang KBS ACE dados Gubernur lan Wakil taler AMAN dados Bupati lan Wakil ring Gianyar (Banyak berbuat pada rakyat Medahan dan Cucukan maka sangat pas didukung menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta Bupati dan Wakil Bupati Gianyar),” ungkapnya.

Ia mengatakan, masyarakat Desa Medahan 80 persen siap memenangkan paslon KBS-Ace dan AMAN. “Kami masyarakat Medahan 80 persen siap memenangkan  KBS-Ace dan AMAN,” tegasnya.

Hadir sejumlah wakil rakyat DPRD Bali, I Nyoman Parta, I Made Budastra serta anggota DPRD Gianyar, Made Wardana, Wayan Sudiantara, Ketut Sudarsana dan Ni Made Ratnadi. Dari Hanura nampak hadir Ketua DPC Hanura Gianyar, Dewa Alit Budiana dan anggota DPRD Gianyar dari partai Hanura, Nyoman Artawaputra. (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi