Usung Ahimsa, NasDem Bali Kampanyekan Politik Kedamaian Tanpa Intimidasi

Rabu, 07 Maret 2018 : 00.25
DENPASAR - Partai NasDem Wilayah Bali mengusung spirit Ahimsa yang diajarkan Mahatma Gandhi bagaimana membawa politik penuh kedamaian tanpa kekerasan.

Untuk itu, NasDem resmi memperkenalkan Gerakan Politik Ahimsa. Bertepatan temu akbar Kader Partai NasDem bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Partai NasDem Bali secara resmi melaunching gerakan politik Ahimsa, Sabtu (3/3/2018).

Ahimsa sebagai konsep yang diajarkan Mahatma Gandhi secara etimologis berarti anti kekerasan. Dari sejarahnya, Ahimsa diperkenalkan sebagai bentuk perlawanan terhadap berbagai kekerasan yang terjadi di wilayah India.

Spirit politik Ahimsa, sebagai spirit universal memberikan penekanan utama pada upaya pencerahan dan pencerdasan politik, seperti misalnya bagaimana berjuang dengan mengedepankan sisi-sisi kemanusiaan.

"Tidak memfitnah, tidak mengintimidasi, tidak menggunakan kekerasan, serta tidak menyebarkan hoaks atau berita palsu," ujar Ketua DPW NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, di Sekretariat DPW NasDem, Selasa (6/3/2018).

Konsep Ahimsa merupakan sebuah gagasan yang tak akan pernah lekang oleh ruang dan waktu. Dengan mengusung tema besar cinta kasih sebagai metode pendekatan menjadikan Ahimsa dapat diterapkan dimana saja dan kapan saja.

Kata Gunastawa, harus ada yang berani mengambil sikap mengkampanyekan tema perdamaian dan hal positif lainnya. Jengah juga rasanya melihat lini massa media di negeri ini yang dipenuhi berbagai konten yang bisa memantik perselisihan," ujarnya.

Lebih lanjut Oka Gunastawa menjelaskan di tengah situasi politik yang cenderung tidak menentu sebagai akibat dari ulah kelompok politik yang sering mempertentangkan semangat kebangsaan demi meraih tujuan politik.

Ahimsa dapat menjadi sebuah metode paling tepat untuk meredam dan bahkan melawan polarisasi isu politik dengan sentimen primordial.

"Kita ingin membangun sebuah gerakan politik yang bermartabat sebagai persembahan untuk Indonesia. Harapan kita, ruang politik Indonesia bisa diisi dengan ide serta gagasan membangun," tutup Gunastawa.

Spirit politik Ahimsa ini diluncurkan, lanjutnya, tidak saja dalam rangka pemenangan Mantra-Kerta di Pilgub Bali 2018, namun juga sebagai spirit perjuangan Partai NasDem pada Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi