Surya Paloh Tegaskan NasDem Tengah Menyemai Bibit Caleg Berkualitas

Sabtu, 03 Maret 2018 : 22.07
Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh berorasi politik saat temu kader di Denpasar Bali
DENPASAR - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menegaskan partai yang dipimpinnya dalam proses pencalegan ini tengah serius mempersiapan calon-calon legislatif yang baik agar nantinya bisa memenuhi harapan rakyat Indonesia.

Saat memompa semangat 10 ribu lebih kader partai NasDem se-Bali yang dihadiri Calon Gubernur Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Surya Paloh diantarnya menyampaikan persiapan partainya, dalam menghadapi Pemilu 2019.

Ia menegaskan, dalam proses pencelagan, tidak ada mahar politik apapun bagi mereka yang akan menggunakan kendaraan NasDem dalam Pemilu mendatang.

Karena itu, kepada masyarakat meskipun tidak ditopang dukungan finansial memadai, asal memiliki motivasi kuat berjuang lewat jalur politik untuk membela kepentingan rakyat, dipersilakan mendaftarkan diri.

NasDem membuka seluas-luasnya bagi kader maupun non kader untuk berproses dalam proses pencalegan. Ditambahkannya, semua tahapan sejak masa penjaringan pada tahapan pertama dan saat ini, telah dilalui bersama-sama, kini tahapan berikutnya NasDem telah mempersiapkan diri.

"Saya yakin dan percaya, jika kita menanam spirit yang baik, tentu akan memetik buah yang baik juga," tegasnya dalam temu kader dan peluncuran NasDem Mesuryak di Lapangan Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandi, Sabtu (3/3/2018).

Surya Paloh percaya, NasDem Bali dibawah kepemimpinan IB Oka Gunastawa yang merupakan tokoh pemimpin Bali, akan bisa melalui semua tahapan proses pencalegan dengan baik.

Demikian juga, Surya Paloh menyebut, bergabungnya mantan Komisioner KPU I Gusti Putu Artha sebagai Ketua Komisi Saksi Nasional, akan semakin memperkuat organisasi NasDem.

"Kita berikan applaus kepada Saudara Putu Artha yang dalam jangka waktu tiga sampai empat bulan ke depan akan mempersiapkan 2,5 juta saksi, tentu bukan pekerjaan yang kecil , kita harus dukung ini," tegasnya disambut applaus hadirin.

Dengan penambahan jumlah TPS pada Pemilu mendatang, dari semula sekira 570 ribu TPS kini bertamnah memjadi 805 ribu TPS, bukanlah pekerjaan mudah sehingga harus diantisipasi dengan baik dalam penyaiapan saksi.

Apalagi, ini menjadi pengalaman berpolitik, pertama di mana Pemilu dan Pilpres akan digelar serentak pada 2019 mendatang. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi