Satria Muda Majapahit Siap Perjuangkan Koster-Ace dengan Santun dan Santi

Rabu, 28 Maret 2018 : 15.33
BULELENG- Suka Duka Satria Muda Majapahit yang memiliki 468 dadia di Kabupaten Buleleng menegaskan sikap untuk mendukung dan mengamankan suara bagi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), pada Pilgub Bali 27 Juni mendatang.

Hampir tiap hari, pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI dan PKB tersebut, mendapatkan dukungan kelompok masyarakat. Demikian juga, Suka Duka Satria Muda Majapahit besutan Budi Hartawan, yang menyatakan dukungannya untuk Koster-Ace.

Di hadapan Wayan Koster dan Cok Ace, Budi Hartawan yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Bali, memaparkan jika organisasinya baru terbentuk beberapa tahun belakangan.

"Organisasi Suka Duka Satria Muda Majapahit ini sudah berusia 8 tahun. Organisasi ini adalah organisasi Hindu religius. Organisasi kami sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM, setelah Peradah," jelas Budi Hartawan, saat memperkenalkan organisasinya Selasa (28/3/2018).

Organisasi ini, memiliki anggota yang tersebar di seluruh Bali. Mereka yang tergabung di organisasi ini ada 468 dadia.

"Jadi sekitar 80 ribu orang untuk di Buleleng saja, belum daerah lain," sebutnya/.

Di sisi lain, Budi juga menuturkan latar belakang dibentuknya organisasi ini. Selain mempersatukan persaudaraan dalam konteks trah, inisiasi Satria Muda Majapahit muncul dari kekhawatiran makin terkikisnya ajaran Hindu di Bali.

"Organisasi ini cikal bakal untuk mempertahankan Hindu di Bali yang sudah semakin terkikis. Tahun 2013 agama Hindu Bali hanya 40 persen saja, sisanya yang lain," ucapnya.

Itu pula yang mendasarinya membangun pasraman yang diberi nama Pasraman Dukuh Sakti. Kepada Koster, ia berharap agar pasraman mendapat perhatian lebih jika memimpin Bali kelak. Ia juga mengajak semua pihak, untuk memilih Koster-Ace pada Pilkada serentak mendatang.

"Jangan khianati saudara kita sendiri. Mari pilih saudara kita sendiri yakni Koster-Ace. Apa yang disampaikan Koster-Ace amat kita banggakan. Figurnya kita lihat, apalagi Pak Koster putra Buleleng, kita akan perjuangkan dengan santun dan santhi," kata Budi Hartawan.

Koster mengaku kaget sekaligus bangga dengan kiprah Budi . Koster mengaku sudah kenal lama dengan mantan kader Partai Gerindra tersebut.

"Beliau ini (Budi Hartawan) kawan lama. Kaget saya akhirnya beliau punya pasraman, ada sekolah juga. Tapi kita bangga, beliau punya kegiatan luar biasa spiritualnya. Nanti mungkin saya bisa ikut gabung. Terima kasih saya diterima dengan baik di pasraman," ucap Koster.

Di Buleleng, demikian Koster, dirinya sudah berjuang cukup maksimal sebagai anggota DPR RI. Hampir seluruh desa di Kabupaten Buleleng tersentuh oleh perjuangannya.

"Boleh dicek per desa, semua sudah mendapat bantuan selama saya menjabat DPR RI. Ada wantilan, gong, pura, sekolah, bansos dan lainnya," papar Koster.

Ia menjamin akan kembali datang ke pasraman ini, jika terpilih kelak sebagai gubernur.. Koster akan mendata segala keperluan yang dibutuhkan oleh pasraman.

"Kami berdua ini tidak feodal. Meski Cok Ace dari puri, tapi tidak memikirkan status, sangat merakyat, santun, mau berbaur bersama masyarakat meski Puri Ubud puri besar di Gianyar," jelas Koster.

Untuk itu, Koster berjanji akan datang lagi khusus untuk pasraman dia berkomitmen. Ini menjadi bagian dari program yang akan dijalankan ke depan. Apapun yang diperlukan, akan diperjuangkan untuk pasraman.  (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi