Rai Mantra Ajak Warga Perangi Sampah Plastik

Jumat, 09 Maret 2018 : 16.19
Rai Mantra Ajak Warga Perangi Sampah Plastik
DENPASAR - Sampah Plastik kerap menjadi momok di perairan pulau Bali. Bahkan belum lama ini seorang perenang mempublish kondisi perairan bawah laut yang penuh sampah. Jika kondisi ini dibiarkan bisa berdampak buruk pada citra pariwisata Bali.

Pasangan calon gubernur Bali nomor urut dua Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra - Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) memiliki kiat khusus untuk memerangi sampah plastik. Rai Mantra saat ditemui di Denpasar mengatakan memeeangi sampah perlu pendekatan komprehensif.

Baik dari sisi manusia, penataan lingkungan sampai penegakan hukum. Selama memimpin kota Denpasar ada sejumpah terobosan yang telah dilakukan.

Pertama dengan mengembangkan bank sampah. Di sejumlah desa bersama kelompok-kelompok masyarakat bank sampah sudah berjalan baik. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomis dibasa ke bank sampah.

"Dengan bank sampah kita mengurangi sampah plastik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, di sisi lain imi memberikan keuntungan ekonomi," kata Rai Mantra di Denpasar, Jumat (9/3/2018).

Sisa sampah yang tidak terakomodir di bank sampah akan dibuang ke tempat pembuangan sementara. Di TPS ini akan dipilah sampah plastik dan organik. Untuk sampah organik akan dijadikan pupuk, sedangkan sampah plastik yang masih memiliki nilai ekonomis akan dipilah tersendiri.

Sehingga sampah yang sampai ke TPA bisa berkurang secara signifikan. Kemudian agar sampah yang tercecer di aliran air tidak sampai ke laut dipasang jaring-jaring penghambat. Baik di daerah aliran sungai maupun muara sungai.

"Di sejumlah titik aliran air di kota Denpasar sudaj dipasang jaring-jaring untuk mencegah sampah sampai ke laut," kata Rai Mantra. Kemudian langkah lainnya adalah penegakan hukum. Langkah ini adalah trakhir terutama jika petugas mendapati ada warga yang buang sampah sembarangan apalagi ke sungai.

"Sebenarnya kita sudah menindak warga yang tidak tertib dan buang sampah di sungai, memang harus tegas. Tapi ke depan jangan sampai ada lagi yang begitu, malu dong kalau buang sampah sembarangan," katanya mengingatkan. (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi