Lestarikan Tradisi Bali, Wabup Suiasa Dukung Festival Beleganjur di Mengwi

Selasa, 13 Maret 2018 : 00.00
Wabup Baddung Ketut Suiasa saat pembukaan Festival Beleganjur di Desa Adat Mengwi/foto:humas badung
BADUNG - Upaya melestarikan tradisi tradisional Bali melalui Festival Beleganjur yang dilakukan para pemuda Desa Mengwi Kabupaten Badung mendapat apresiasi positif.

Wakil Bupati Badung, Bali, I Ketut Suiasa, mengaku sangat mendukung upaya pemuda Desa Mengwi dalam melestarikan tradisi tradisional Bali melalui Festival Beleganjur (musik perpaduan gamelan Bali) di Lapangan Umum Mengwi, Badung (10/3/2018).

Ajang kesenian digelar pemuda Desa Adat Mengwi dalam menyambut Hari Suci Nyepi sebagai wujud komitmen masyarakat, utamanya kaum muda dan pemerintah dalam melestarikan seni, budaya dan tradisi.

"Saya mengapresiasi warga Desa Mengwi karena kegiatan Festival Baleganjur ini mengajegkan (melestarikan) budaya, adat, agama, seni dan tradisi sehingga kegiatan ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan kedepannya," kata Wabup Suiasa.

Pihaknya berharap festival Baleganjur dapat menjadi suatu wadah kegiatan positif bagi generasi muda, khususnya di wilayah Desa Mengwi. Selain itu, diharapkan, Festival Baleganjur ini dapat meningkatkan kreativitas generasi muda serta mempererat persaudaraan diantara `Sekeha Teruna` (kelompok pemuda) se-Desa Adat Mengwi.

Dalam kesempatan itu, Ketua Karang Teruna?Wiratama Mandala Desa Mengwi, I Gede Ketut Mardika, menyebutkan ada sembilan "Sekeha Teruna" dari 11 "Sekaha Teruna" di Desa Mengwi yang turut ambil bagian di ajang tersebut.

Selain rangkaian peringatan Hari Raya Nyepi, ajang ini diharapkan dapat melestarikan seni dan budaya terutama di bidang seni Beleganjur, khususnya di wilayah Kabupaten Badung. Suiasa juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp50 juta kepada panitia Festival Baleganjur.

"Semoga bantuan ini dapat lebih memotivasi pemuda untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam berkesenian," ujarnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi