Gairahkan Pariwisata Bali, Kilo Run 2018 Siap Digelar di Ubud

Kamis, 29 Maret 2018 : 18.28
Konferensi pers "KILORUN 2018" di Alaya Resort Ubud, Gianyar
UBUD- Ubud di Kabupaten Gianyar menyimpan potensi kekayaan alam yang mengundang kekaguman wisatawan sehingga cukup tepat dijadikan lokasi ajang olahraga dan pariwisata dalam kemasan "KILORUN 2018".

Kegiatan untuk pertama kali di Bali itu digelar Index Creative Village PLC bekerja sama dengan Thai AirAsia Co., Ltd. Lewat kerja sama itu pula diumukan konsep terbaru dalam dunia lari dengan meluncurkan KILORUN 2018.

Ajang lari berseri ini menggabungkan kegiatan lari, makan dan wisata dalam kemasan maraton di negara-negara Asia yang dianggap sebagai ikon pariwisata.

Keempat kota tersebut adalah Bangkok - Thailand, Bali - Indonesia, Osaka - Jepang, dan Hanoi - Vietnam.

"Setelah pelaksanaan event perdana di Bangkok minggu lalu, kegiatan ini tampaknya akan berdampak untuk menggerakkan perputaran roda ekonomi dan industri pariwisata," jelas Founder & Group CEO untuk Index Creative Village Plc Kreingkrai Kanjanapokin dalam keterangan resminya di Alaya Resort Ubud, Bali, Kamis (29/3/2018).  .

Kilo Run 2018 ini akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 2-3 Juni 2018 yang bertema“KILO RUN BALI 2018: The Running Festival og Food. Fun, Friend and Family.

"Tujuan kegiatan ini adalah menggairahkan pariwisata di Indonesia melalui kegiatan yang unik, mini marathon dengan latar belakang pemandangan yang indah dan keaslian budaya Bali, " tuturnya.

Apalagi, Bali baru-baru ini mendapatkan penghargaan sebagai destinasi wisata terfavorit, dengan kekayaan seni dan budayanya.

Sementara Founder & Group CEO untuk Index Creative Village Plc Kreingkrai Kanjanapokin menambahkan, sebagai perusahaan EO dan Periklanan peringkat 7 di dunia, event KILORUN 2018 merupakan gagasan yang inovatif.

"Ajang ini berbeda dari ajang lari lainnya, menggabungkan lari, makan, berwisata dan gaya hidup dalam satu event," imbuhnya.

Kilo Run berlangsung di 4 kota dari 4 negara yakni Bangkok di Thaliand, Bali di Indonesia, Osaka di Jepang dan Hanoi di Vietnam.Kegiatan lari di Bangkok yang sudah berlangsung selama dua hari menyedot lebih dari 2.600 pelari, dari dalam maupun luar negeri.

Selebritas, bintang tamu, dan berbagai tokoh masyarakat juga bergabung untuk menantang rekor mereka sendiri. Selain bertujuan untuk membangun citra positif pariwisata Thailand, KILORUN 2018 juga akan membantu dinamika pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah.

Lari berseri kedua KILORUN BALI 2018 akan dilangsungkan pada tanggal 2-3 Juni di Indonesia, yang diharapkan mampu menyedot lebih dari 2.000 pelari dari semua level untuk turut serta.

Konsep lari ini berawal dari tren sosial di bidang kesehatan dan kebugaran, terutama karena lari sudah mulai menjadi tren gaya hidup bagi generasi muda yang menyukai olah raga lari sekaligus berwisata.

'Kami ingin menciptakan lomba lari yang unik dengan lebih menonjolkan makanan dan wisata untuk mewujudkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menyehatkan," sambung Kanjanapokin .

Yang membedakan event ini dari lomba lari lainnya, pengukuran tidak hanya dilakukan dalam hal jarak tempuh KM (Kilometer), namun juga dalam hal KG (Kilogram), dimana para peserta dapat menikmati berbagai hidangan unggulan dari tempat makan lokal.

Rute lari juga akan melewati beberapa spot wisata di Ubud yang menjadi ikon Bali. KILORUN 2018 akan menggairahkan industri pariwisata di Bali, karena Bali sangat popular dan mempunyai sisi budaya yang unik, dengan beberapa situs sejarah dunia, hidangan yang lezat, dan kemudahan transportasi. KILORUN 2018 akan diselenggarakan di Ubud, yang sudah dikenal kaya akan seni dan budaya Bali.

Pada bagian lain , Direktur Komersial Thai AirAsia Santisuk Klongchaiya menyatakan menjadi kebijakan Thai AirAsia untuk memberikan dukungan yang berkesinambungan bagi pariwisata dan olah raga di Thailand.

Saat ini, kedua aspek tersebut tidak terlepas satu sama lain dan sangat penting untuk mendorong ekonomi nasional.

Kerjasama dengan Index untuk menyelenggarakan KILORUN 2018 ini merupakan kesempatan yang sangat bagus. Lari seri pertama di Bangkok memperlihatkan animo masyarakat yang antusias, dan ini sangat menggembirakan.

"Kami berharap lari seri kedua di Bali juga akan memberikan hasil yang memuaskan dan menciptakan sebuah pengalaman dan rute yang unik yang memperlihatkan kekayaan budaya Bali," harapnya,

Dalam hal makanan maupun arsitektur, yang bertujuan untuk menarik wisatawan dalam negeri maupun dari manca negara.

Ubud baru-baru ini dianugerahi sebagai salah satu dari 25 pilihan wisatawan (Traveler’s Choice) dari Tripadvisor untuk tahun 2017. AirAsia, dengan jaringannya yang luas di berbagai negara, melayani rute penerbangan langsung dari Thailand, Australia, Jepang, Malaysia dan kota-kota lain dari Indonesia ke Bali.

Ini akan menjadi sarana untuk mempermudah wisatawan dari destinasi lain untuk turut hadir. Selain itu, maskapai ini akan memberikan penawaran dan kegiatan eksklusif untuk mendukung kelangsungan seri lari di Bali ini.

Untuk KILORUN 2018, maskapai AirAsia menawarkan promosi khusus bagi mereka yang ingin mengikuti kegiatan KILORUN 2018 di Bali. Tiket penerbangan Bangkok - Don Mueang mulai dari THB 2,688. Pendaftaran dibuka dari sekarang sampai 01 April dengan periode perjalanan dari sekarang sampai 30 September 2018.

Selain itu, AirAsia juga menwarakan promosi untuk rute domestik di Indonesia termasuk Jakarta-Bali, Bandung-Bali, Yogyakarta- Bali, Solo-Bali, dan Surabaya-Bali mulai dari IDR 528.000.

Kostum untuk KILORUN 2018 yang digelar dua hari itu diperkenalkan ke publik
Pembelian bisa dilakukan sekarang kewww.airasia.com. Booking numberyang terdiri dari 6 angka bisa ditukarkan dengan diskon sebesar 20% untuk semua tiket lari dan hadiah lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.kilorun.com, FB: KILORUN dan IG: KILORUN2018.

Program unggulan dari KILORUN BALI 2018 yang diselenggarakan dari tanggal 2-3 Juni 2018 ini terdiri dari KG (Kilogram) dan KM (Kilometer). Lari KG Run akan memberikan kesempatan bagi pelari untuk menikmati beberapa hidangan khas dari restoran lokal seperti sate ayam, soto ayam, nasi goreng dan bebek goreng.

Pelari yang bisa menaikkan berat badan mereka sesuai syarat yakni seberat 0,5 kg atau 1,0 kg setelah melalui garis finish akan mendapatkan medali pemenang dengan desain eksklusif. Untuk lari KM Run, rute lari akan melewati beberapa ikon wisata di Ubud termasuk Monkey Forest, Puri Ubud, Museum Puri Lukisan, Pura Taman Saraswati, Pasar Ubud dan beberapa lokasi lainnya.

Lari marathon KM menawarkan 3 jarak yakni S RUN 3 KM, M RUN 5 KM dan L RUN 10 KM bagi pelari dari semua jenjang, agar bisa bergabung sesuai kemampuan pribadi mereka.

Pelari dari kedua marathon ini akan mendapatkan kaos lari, celemek yang trendi dan medali lari. Penghargaan utama, penghargaan khusus dan hadiah hiburan lainnya juga tersedia bagi semua pelari.

Mereka yang tertarik dengan lomba lari ini dapat membeli tiket online di www.kilorun.com dan bergabung dalam komunitas di Facebook (KILORUN) dan Instagram (KILORUN2018). (rhm)


Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi