Cagub Koster: Revitalisasi Pasar Tradisional Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 07 Maret 2018 : 21.33
DENPASAR - Calon Gubernur (Cagub) Bali nomor urut 1 Wayan Koster menilai revitalisasi pasar tradisional menjadi fokus perhatiannya untuk membangun ekonomi kerakyatan. Hal itu ditegaskan Cagub yang diusung PDIP, Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI saat mengunjungi Pasar di Jalan Mertasari, Denpasar.

Sebelumnya, Kepala Pasar Batan Kendal, Made Warta menyampaikan pasar yang berdiri di lahan seluas 45 are tersebut, membutuhkan penataan ulang agar bisa menampung pedagang lebih banyak lagi.

"Lahan parkirnya sangat terbatas sehingga kadang warga harus parkir kendaran di jalan raya. Otomtis akan membuat macet, apalagi di sini jalurnya sangat ramai," jelas Warta. Dengan adanya pengembangan melalui pembangunan gedung pasar yang lebih besar, pihaknya berharap akan dapat membuka peluang usaha bagi warga sekitarnya.

"Nantinya secara tidak langsung akan mampu meningkatkan kesejahteraan warga kami di sini," ujarnya. Sebetulnya kata dia, sejak lama pihaknya berniat melakukan revitalisasi namun terkendala berbagai hal, utamanya terkait sumber pendanaan.

"Kalau diupayakan melalui swadaya, rasa cukup sulit. Karena membutuhkan dana yang cukup besar. Kami juga tidak ingin memberatkan para pedagang yang sebagian besar dari ekonomi menengah ke bawah," sebutnya.

Oleh karena itu, satu-satunya cara adalah melalui pemberian bantuan pemerintah yang bersumber dari APBD. "Kami berharap agar Pak Koster setelah menjadi Gubernur memberi perhatian terhadap revitalisasi Pasar Batan Kendal," imbuhnya.

Menanggapi aspirasi itu, Koster menyatakan kesiapannya untuk membantu revitaliasi Pasar Batal Kendal. Apalagi revitalisasi pasar tradisional merupakan salah satu prioritas program kerjanya.

"Segera setelah terpilih, pasti langsung kami prioritaskan Pasar Batan Kendal," tegasnya. Koster meminta agar setelah pihaknya terpilih, Kepala Pasar Batan Kendal segera menyusun Rancangan Anggaran Biaya (RAB) beserta rancangan bangunannya.

"Nanti anggarannya kami ambilkan dari APBD Provinsi," sebutnya. Revitaliasi pasar tradisional akan menjadi perhatian serius pihaknya. Hal ini sebagai bentuk komitmen sekaligus keberperpihakan Koster-Ace untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan.

"Tadi pas bincang-bincang dengan para pedagang di sini, ternyata penghasilan per hari yang didapat mereka, lebih dari cukup. Semoga melalui revitalisasi pasar tradisional akan lebih banyak masyarakat yang terbantu peningkatan ekonomi keluarganya," imbuh Koster. (*)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi