Bidik Pasar Jerman, Seller Kabupaten Badung Dominasi Stand ITB Berlin

Jumat, 16 Maret 2018 : 17.36
Kepala Dinas Pariwisata Badung Made Badra dan rombongan sales mission di pameran ITB Berlin/foto:istimewa
BADUNG - Peserta seller dari kabupaten Badung,Bali masih mendominasi keikutsertaan pasar pariwisata dunia ITB Berlin di mana dari sejumlah 126 seller dengan booth yang telah disediakan, sebanyak 75 persen pesertanya dari Badung-Bali.

Perjalanan promosi untuk ke Jerman kembali dilakukan oleh tim promosi pariwisata daerah Kabupaten Badung pada 7-14 Maret 2018.

Rombongan sales mission promosi pariwisata dipimpin Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Ir. I Made Badra, Ketua BPPD badung IGN Rai Suryawijaya, dengan tim Dr. Ni Made Eka Mahadewi, Herdy Sayoga.

Kegiatan menyertakan pimpinan asosiasi Ketua HPI: I Nyoman Nuarta; Ketua SIPCO Bali: Juarez R.Putra; Ketua Bali Wedding Association/BWA: Dion Satvika; Ketua PGI/Perhimpunan Golf Indonesia: Agung Kresnajaya.

Turut serta rombongan industri dari Bagus Retreat Resort, Discovery Kartika Plaza Hotel, Double Six Luxury Hotel Seminyak, Puri Bagus Villa Resort, Payogan Hotel, Samaya Resort, Hotel Seminyak Beach Resort and Spa, Karma Resort Hotel, Lawalon Hotel dan pendukung sponsor voucher dari asosiasi Golf Bali serta lainnya dari anggota PHRI Badung.

Berlin dan Munich menjadi pilihan untuk dijadikan tempat promosi yang tepat, karena kedua kota ini adalah kota utama dan kedua yang terkenal dan top di Jerman. Tentunya harapan para seller dari industri pariwisata Badung adalah terjadinya transaksi dari pembeli (buyer) paket wisata Badung dan Bali.

Untuk diketahui, kunjungan wisatawan Jerman yang datang ke Bali pada tahun 2017 menduduki peringkat 8 setelah China, Australia, India, Jepang, Inggris, Amerika, Perancis. Jumlah kunjungan wisatawan Jerman tahun 2017 adalah sebesar 177.184 meningkat 15,11 persen dari tahun sebelumnya yang berjumlah 153.925 orang.

"Tahun 2018 ini kunjungan wisman Jerman diharapkan mencapai sejumlah 230.340 atau dengan kenaikan 30 persen dari tahun sebelumnya," ujar Badra.

Lanjutnya, kunjungan wisatawan Jerman ke luar negeri didominasi oleh 53 persen untuk kegiatan berlibur, diikuti dengan mengunjungi teman dan kerabat (19 persen), MICE (7 persen), lainnya untuk belajar kebudayaan Bali.

Pangsa pasar Jerman sangat mencintai kegiatan wisatanya ke negara Spanyol, Yunani, Turki, Mesir, Bulgaria dan Tunisia. Perjalanan yang dekat (short houl) menuju wisata kota dunia di Eropa dan Timur Tengah, menjadi alasan tepat bagi wisatawan Jerman berkunjung.

Tentunya ini menjadi tantangan pariwisata Badung-Bali untuk merebut perhatian mereka agar bisa langsung ke Badung-Bali. Upaya penerbangan yang memudahkan perjalanan wisatawan Jerman ke Badung-Bali, telah dilakukan dengan menggandeng penerbangan langsung dari Jerman ke Bali.

Disisi lainnya, ajang pasar dunia ini memang menjadi kegiatan rutin industri pariwisata Badung-Bali tiap tahun di Jerman. Sebelum pihak industri hadir di pasar dunia ini, sebelumnya mereka telah melakukan roadshow sales ke para buyer dan selanjutnya kembali melakukan negosiasi dan perjanjian kontrak di ITB Berlin.

Kepala Dinas Pariwisata Badung Ir I Made Badra, memberikan presentasi Badung terkini, dan menjadi perhatian para buyer untuk segera berkunjung ke Bali. Presentasi lainnya tentang Badung sebagai Wedding Destination, MICE Destination, Leisure Destination, Golf Destination membuat suasana pertemuan semakin meriah.

Ketua Himpunan Pramuwisata (HPI) Bali, Nyoman Nuartha memberikan informasi terkait berbagai obyek wisata yang banyak diminati oleh wisatawan Jerman, terutama wisata alam pantai dan perdesaan yang berkembang dalam bentuk desa wisata.

Pangsa Pasar Eropa sangat mencintai alam budaya perdesaan Badung yang masih mencintai kekerabatan budaya.

Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Badung IGN Rai Suryawijayamenyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran dan kerjasama para wholesaler dan buyer yang hadir, juga kepada seller yang telah turut menyukseskan acara Badung Dinner Meeting di Munich.

"Harapan kedepannya adalah para pelaku pariwisata yang menangani pasar Jerman dapat mendatangkan wisatawan lebih banyak ke Badung. (mal)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi