Bandara Ngurah Rai Kampanyekan Hemat Energi Melalui Gerakan 'Earth Hour'

Sabtu, 24 Maret 2018 : 09.36
KUTA-  PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali turut mengkampanyekan gerakan hemat energi untuk mengurangi pemanasan global dengan melakukan pemadaman listrik selama satu jam di beberapa lokasi.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I Devy W. A Suradji menegaskan dukuangan Bandara Ngurah Rai yang akan madamkan listrik selama satu jam guna mendukung kampanye penghematan energi global "earth hour".

"Kami ingin berkontribusi mengurangi pemanasan global, perubahan iklim serta mewujudkan lingkungan hidup lebih baik," ujar Devy dalam keterangan resminya Jumat (23/3/2018).

Pemadaman selama satu jam dilakukan pada Sabtu (24/3) mulai pukul 20.30-21.30 WITA di beberapa titik seperti di papan nama bandara, perkantoran, serta beberapa tempat usaha di lingkungan bandara.

Kendati ada pemadaman, pihaknya memastikan tidak akan mengganggu aktivitas operasional dan pelayanan di bandara karena karena dilakukan secara simbolis di beberapa titik bukan di lokasi vital untuk aktivitas penerbangan.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi gerakan ini dengan menayangkan video "earth hour" di area publik di bandara-bandara yang dikelola Angkasa Pura I mulai 20-24 Maret 2018.

Dalam gerakan pemadaman listrik yang dikampanyekan secara global ini melibatkan organisasi lingkungan hidup dunia "World Wildlife Fund" (WWF) yang melakukan hal sama memadamkan listrik selama satu jam itu serentak di 13 bandara di Tanah Air..

Selain Bandara Ngurah Rai, bandara lainnya yang dikelola oleh Angkasa Pura I yakni Bandara Kupang, Makassar, Lombok, Banjarmasin, Manado, Balikpapan, Yogyakarta, Ambon, Semarang, Surabaya, Solo dan Biak.

Serangkaian dengan kampanye pengurangan pamansan global, Bandara Ngurah Rai juga mengerahkan jajarannya aksi bersih-bersih pantai di Kelan yang merupakan daerah terdekat dari bandara.

Juga penukaran kantong plastik yang dibawa penumpang dengan kantong kain yang lebih ramah lingkungan.

"Kami akan terus sosialisaiskan kepada para penumpang di lingkungan bandara untuk bersama-sama membantu mengurangi pemanasan global di lingkungan masing-masing," demikian Devy.(rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi