19 Banjar di Denpasar Utara Bulat untuk Koster-Ace

Minggu, 04 Maret 2018 : 21.15
Cagub Koster saat deklarasi dukungan 19 banjar di Denpasar Utara
DENPASAR - Mendekati Pilkada Serentak dukungan untuk pasangan nomor urut 1 I Wayan Koster dan Tjkorda Oka Arta Ardana Sukawati (Koster-Ace) makin meluas kali ini datang dari 19 banjar di Denpasar Utara yang membulatkan dukungan untuk pasangan yang diusung PDI Perjuangan.

Dukungan itu, terlihat saat digelarnya Deklarasi Koster-Ace melibatkan 19 banjar di Ubung Kaja, Minggu (4/3/2018).

Para tokoh adat dan masyarakat yang hadir dalam deklarasi terdiri dari Banjar Binoh Kelod, Binoh Kaja, Tulang Apiang, Pemangkalan, Liligundi, Poh Gading, Dauh Kutuh, Banjar Anyar, Tegal Kori Kelod, Pemekalan, Griya Nambi, Batu Mekeem, Petangan Gede, Dauh Kutuh, Tegal Kori Kaja dan Darma Santi.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kebersamaan itu, Klian Adat Uma Anyar yang menyampaikan laporan panitia seraya mengajak seluruh masyarakat Ubung Kaja untuk memenangkan Koster-Ace.

"Pak Koster beliau adalah seorang guru yang mampu mendidik anak-anaknya sehingga menjadi pintar, sudah sepantasnya guru menjadi Gubernur Bali," tegasnya dalam acara yang dihadiri tokoh Puri Pemecutan cok pemecutan, I Bagus Alit Sucipta, Sekretaris Pemenangan Koster Ace Provinsi Bali IGN alit kalakan dan Sekretaris DPD PDIP Bali IGN Jaya negara dan tokoh partai lainnya.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan Koster Ace Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede menegaskan target kemenangan pasangan dengan tagline "Salam Satu Jalur" itu dengan raihan 62%. "Kemenangan total di kota DPS 60 persen," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Cagub Koster menyampaikan visi misi yang diturunkan dalam berbagai program unggulan seperti bidang kesehatan Bali Mandara akan tetap dilanjutkan. "Program Kesehatan Bali Mandara akan diintegrasikan dan disempurnakan seperti pelayanan sehingga tidak ruwet," tandas Koster disambut applaus ribuan warga.

Koster juga menyampaikan, bagaimana penataan Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali seperti Pelabuhan Cruise yang perlu dikaji kembali untuk dibangun di Benoa. Juga, bagaimana memperkuat desa adat untik mengimbangi peran desa dinas sehingga bisa melakasnakan fungsi, pahrayangan, adat istiadat dan budaya.

Tak kalah pentingnya, Koster juga menekankan pentingnya fungsi pendidikan berbasis keagamaan, fungsi ekonomi kerakyatan, yang berkaitan fungsi perahyangan. Untuk itu, fisik dan peran pura harus ditata kembali, seperti Pura Dalem singosari Jalan Indra Jaya yang akan segera dibantu untuk diperbaiki.

Koster juga menekankan pentingnya, pengembalian fungsi pantai-pantai di Denpasar diantaranya untuk keperluan upacara keagamaan sehinhggga untuk mengembalikan fungsinya, perlu segera dilakukan penataan. (tim)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi