Rai Mantra: Lembaga Pelatihan Siapkan SDM Berkualitas Hadapi MEA

Senin, 12 Februari 2018 : 07.06
DENPASAR - Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan keberadaan lembaga pelatihan di mampu memberikan dampak maksimal dalam menyiapkan SDM Kota Denpasar yang berkualitas dan mampu bersaing menghadapi tantangan global.

Lembaga pelatihan di Kota Denpasar hingga saat ini mampu memberikan dampak maksimal dalam menyiapkan SDM Kota Denpasar yang berkualitas dan mampu bersaing.

"Lembaga pendidikan dan pelatihan sangat baik dan produktif dalam meningkatkan kualitas SDM sehingga mampu bersaing di dunia kerja," kata Rai Mantra saat Pelepasan mahasiswa/mahasiswi On Job Training (OJT) BPLP Tiara Course, Minggu (11/2/2018).

Saat ini, Indonesia khususnya Bali telah menghadapi Masyaralat Ekonomi Asean (MEA) yang memberikan dampak terhadap persaingan global yang sangat ketat. Untuk itu, diperlukan SDM yang berlkualitas dan berkompeten untuk mengimbangi persaingan.

"Jika sudah ada banyak Lembaga Pendidikan dan Pelatihan, tentu SDM semakin berkualitas, karena Lembaga Pendidikan dan Pelatihan sejatinya merupakan suatu wadah investasi SDM yang berkualitas, sehingga tidak berlu khawatir dengan adanya MEA," papar dia.

Walaupun SDM yang dihasilkan oleh Lembaga Pendidikan dan Peatihan ini adalah mereka yang siap untuk bekerja, tentu sangat diharapkan tetap mampu menjadi seoarang wirausaha dan mencetak lapangan kerja baru.

"Nantinya kalau sudah berpengalaman dalam bekerja, harus bergerak menjadi wirausaha, jangan takut gagal, karena itu adalah kesuksesan yang tertunda, jadikan kegagalan sebagai guru, dengan tetap menjaga pemahaman sepiritual, intelektual dan emosional," tutupnya.

Sementara, Direktur BPLE Tiara Course, Putu Ria Wijayanti didampingi Ketua Panitia, Wayan Sigra mengatakan adapun mahasiswa yang mengikuti OJT ini terdiri atas 141 orang yang berasal dari tiga jurusan yakni Engineering Mechanical dan Electrical sejumlah 65 orang, Engineering Otomotif 63 orang, dan Administrasi Bisnis 13 orang.

Adapun keseluruhan mahasiswa tersebut nantinya melaksanakan OJT selama 3-6 bulan di beberapa perushaan seperti Hotel, Bengkel, Shoroom, Dealer dan Kontraktor. Sedangkan bagi mahasiswa yang telah bekerja, diperkenankan melaksanakan OJT langsung di perusahaan tempatnya bekerja. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi