Pilkada Serentak Turut Dorong Menggeliatnya Perekonomian Bali

Sabtu, 10 Februari 2018 : 20.55
YOGYAKARTA - Perekonomian Bali tahun 2018 diprediksikan mengalami pertumbuhan positif seiring menggeliatnya aktivitas pariwista dan pelbagai sektor lainnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Cuasa Iman Karana mengungkapkan indikator mulai membaiknya perekonomian bisa dilihat dengan tingkat kunjungan wisatawan luar negeri yang datang berlibur ke Pulau Seribu Pura.

"Dampak erupsi Gunung Agung sudah tidak seperti sebelumnya, Kunjungan Wisatawan asing mulai meningkat," ujar Iman dalam Pelatihan Kehumasan dan Kebanksentralan yang digelar Bank Indonesia Provinsi Bali di Yogyakarta, 9-11 Februari 2018.

Sebagaimana laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Bali disebutkan kunjungan wisman perhari yang melewati Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terus meningkat. Meski belum sepenuhnya normal namun perlahan meningkat.

Jika kondisi normal saat setiap hari Kunjungan wisman mencapai 15 ribuan orang sedangkan pasca erupsi Gunung Agung jumlah kunjungan menurun hingga 11 ribuan wisman.

Selain membaiknya sektor pariwisata Iman Juga menyebutkan pada tahun politik 2018 ini, juga berkontibusi terhadap aktivitas ekonomi misalnya anggaran yang disiapkan oleh KPU mencapai Rp 243 miliar.

Anggaran itu dipergunakan pembuatan atribut pasangan calon Pilgub dan Pilkada Klungkung maupun Pilkada Gianyar, himbauan kampanye damai, pembuatan Pos-Ps TPS dan lainnya.

Berdasar survei yang dilakukan Bank Indonesia sepanjang tahun 2017 terhadap beberapa sektor seperti properti, indeks pembangunan manusia (IPM), menunjukkan trend positif yang mendorong menggeliatnya ekonomi daerah.

Melihat indikasi itu, BI memproyeksikan perekonomian Bali akan terus bergerak seiring membaiknya pelbagai sektor ekonomi hingga jasa keuangan lainnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi