Penyelundupan 15.998 Benih Lobster Digagalkan di Bandara Ngurah Rai

Sabtu, 03 Februari 2018 : 23.11
Petugas menunjukkan barang bukti ribuan benih lobster yang diselundupkan lewat Bandara Ngurah Rai Bali
BADUNG - Sebanyak 15.998 benih lobster yang hendak diselundupkan keluar Bali digagalkan Petugas Aviation Security (Avsec) PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Petugas mengamankan ribuan benih lobster yang sedianya dikirim ke Vietnam Jumat, 2 Februari 2018 pukul 15.28 WITA.

Turut diamankan, dua orang tersangka dan barang bukti berupa 1 koper berisi 27 kantong plastik baby lobster jenis pasir sejumlah 13.250 ekor, 7 kantong plastik jenis mutiara sebanyak 2.478 ekor, dua botol pendingin dan 2 telepon genggam.

Kemudian dilakukan pemeriksaan oleh petugas Avsec sebelum akhirnya dilimpahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

Atas perbuatan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh oknum ground handling tersebut, petugas Avsec mencabut Pas Bandara ketiga tersangka secara permanen dan menyerahkan pelaku beserta alat bukti ke Kepolisian Daerah (Polda) Bali melalui Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas I Denpasar.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi mengungkapkan, berdasarkan hasil pengembangan Polda Bali dan BKIPM Kelas I Denpasar, pada 26 Januari 2018 kembali berhasil menangkap tangan upaya penyelundupan benih lobster yang dibawa dari Lombok.

"Nantinya, benih lobster itu akan dikirim ke Vietnam melalui Singapura," jelas Yanus dalam keterangan resminya, Sabtu (3/2/2018).

Dari penangkapan tanggal 26 Januari, Polda Bali juga berhasil mengamankan penyandang dana, oknum petugas bandara yang bertindak selaku pembawa benih lobster ke pesawat dan kurir yang akan membawa barang selundupan tersebut di Singapura.

"Total benih lobster yang berhasil diamankan menjadi 26.478 ekor dengan nilai mencapai 3,68 miliar Rupiah," tambah Yanus. Mereka para pelaku memiliki niat, secara disengaja dan terencana ingin membawa benih lobster tanpa dokumen resmi (contraband) keluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Saat ini kasusnya sedang diproses secara hukum oleh Polda Bali," sambung Yanus.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero), Israwadi mengapresiasi keberhasilan petugas Avsec di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang menggagalkan penyelundupan benih lobster bernilai tinggi.

"Keberhasilan menggagalkan penyelundupan benih lobster ini merupakan hasil dari sinergi dan komunikasi yang baik antara Angkasa Pura I dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas I Denpasar," demikian Israwadi. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi