Makna Nomor Urut Bagi Koster dan Rai Mantra

Selasa, 13 Februari 2018 : 21.58
Usai pengundian nomor urut, Koster-Ace diantar ratusan pendukung menuju lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali.
DENPASAR - KPU Telah menetapkan nomor urut 1 bagi pasangan calon Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace) dan nomor urut 2 bagi pasangan calon Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra Kerta) yang memiliki makna masing-masing bagi mereka.

Riuh tepuk tangan membahana ketika masing-masing pendukung duet Koster-Ace maupun Mantra-Kerta mengetahui nomor urut dalam Pilgub Bali yang digelar 27 Juni 2018.

Usai pengambilan undian dan penetapan nomor urut jago PDI Perjuangan Wayan Koster menuturkan, nomor urut 1 sesuai slogan dan tagline yang selama ini didengungkan adalah salam satu jalur.

"Salam satu jalur ini, betul-betul akan bisalebih cepat diterima publik, lebih mudah mengakar di hati masyarakat," ujar Koster di gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/2/2018).

Koster mengaku sebelumnya tidak memiliki firasat bakal mendapatkan nomor urut cantik yakni satu meskipun, banyak pendukung yang mengharapkan paslon ini bisa mendapat nomur urut satu.

Banyak kolega KOster yang sangat mengharapkan nomor istimewa itu meskipun bagi Koster dirinya tidak begitu menargetkan atau mengharuskan dapat nomor satu. "Harapan orang seperti itu, astungkara (syukurnya), mendapatkan nomor urut satu," tegas anggota DPR RI ini.

Koster lalu menuturkan, apa yang direncanakan oleh tim dan dukungan seluruh kader dan simpatisan untuk menjadi nomor satu di Bali atau gubernur. Seperti dicanangkan oleh tim lewat acara sosialisasi atau deklarasi, gerakan yang mengangkat tagline, Koster Bali Satu dan Salam Satu Jalur.

"Maka dengan nomor satu ini, akan lebih cepat diterima dan ditularkan kepada seluruh masyarakat di Bali," tandas alumnus FMIPA ITB Bandung itu.

Karenanya, dengan tagline yang mengakar itu, diharapkan agar Bali ke depan bisa dipimpin oleh KBS-Ace dengan satu semangat dalam membangun dan menataa Bali kedepan, dengan satu pendekatan.

Cagub Rai Mantra (tengah) bersama massa pendukungnya usai pengundian nomor urut calon
Bali harus dipandang sebagai satu wilayah, satu pulau dalam manajemen diterapkan tata kelola dengan pola pembangunan semesta berancana.

Lain halnya dengan Cagub yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) Rai Mantra, sejak awal bersama Sudikerta dan seluruh tim pemenangan sebelum penetapan nomor urut, lebih dahulu bersembahyang menyampaikan permohonan yang terbaik kepada Tuhan, Ida Sang Hyang Widi.

"Berikanlah kami nomor yang menang, kami ada nomor dua, salam dua jari," singkat Rai Mantra sembari ditimpali oleh para pendukungnya dengan teriakan Mantra Kerta menang. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi