Lawan Hoax, Media Diharapkan Produksi Berita Obyektif

Rabu, 14 Februari 2018 : 00.30
BADUNG - Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail mengatakan untuk melawan berita bohong atau hoax dilakukan dengan sebanyak mungkin memproduksi berita yang obyektif dan sesuai fakta di lapangan.

"IMO Indonesia mendorong dan membantu anggotanya dalam memenuhi legalitas badan usaha yang ditetapkan oleh Dewan Pers yakni, Perseroan Terbatas, kata Yakub di sela rakernas IMO di Badung, Selasa, (13/2/2018).

Apalagi saat ini, kata Yakub, pendaftaran media online di Dewan Pers tidak harus datang, tapi bisa daftar via online. Organisasi yang dipimpinnya,akan berperan dalam mereduksi berita hoaks.

Mengingat, berdirinya IMO Indonesia dilandasi kesepakatan untuk menepis kabar hoaks yang saat ini lagi marak.

“Produksi berita yang obyektif dan sesuai fakta, nantinya akan terakumalasi dalam mesin pencari. Dengan demikian, secara otomatis akan mengkanter kabar bohong yang sengaja diciptakan oleh segelintir orang tidak bertanggungjawab,” ujar Yakub.

Selain itu, ruh organisasi badan usaha media online ini untuk memupuk rasa kebangsaan dan kebhinekaan dengan dasar utama Pancasila dan UUD 1945

Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Gelar Rakernas I di Bali. Sejak dideklarasikan pada 27 Oktober 2017 di Jakarta, Organisasi IMO - Indonesia menyelenggarakan Rakernas I di Bali dari tanggal 13-15 Februari 2018 di Hotel Puri Saron, Legian, Badung, Bali.

Sebanyak 34 Dewan Pimpinan Wilayah IMO hadir, guna membahas dalam rapat kerja nasional mulai Pembahasan AD/ART dan Diskusi Panel terkait Peraturan Organisasi. Pengembangan Usaha Media Online, Regulasi Media Online dan UU Pers No. 40 Tahun 1999 serta UU ITE.

Rakernas I ini juga akan diisi dengan pengukuhan pengurus di masing-masing DPW se-Indonesia.

Selain menggelar agenda utama Rakernas, kedatangan para pemilik media maupun pemimpin redaksi media online anggota IMO-Indonesia se-Nusantara ke Pulau Bali, mereka secara khusus akan diajak mengunjungi ke sejumlah spot wisata yang ada di Pulau Dewata.

Ketua IMO-Indonesia DPW Provinsi Bali, Wahyu Siswadi menambahkan, kedatangan para pemilik maupun Pimred Media Online, diharapkan akan memberikan efek positif terkait keamanan dan kenyamanan Bali sebagai destinasi wisata dunia. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi