Kakek 60 Tahun Meninggal Terseret Arus Sungai Sejauh 400 Meter

Jumat, 02 Februari 2018 : 07.42
Tim SAR Denpasar evakuasi korban terseret sungai
DENPASAR - Ketut Subrata (60) warga Banjar Cenigan, Desa Kintamani, Bangli meninggal setelah terseret arus sungai di Penatih, Jalan Naga Sari, Denpasar Timur sejauh 400 meter.

Nyawa korban tak tertolong saat Tim SAR Gabungan menemukannya di pinggir sungai berjarak 400 meter dari lokasi jatuhnya korban

Warga menuturkan, korban diketahui hilang saat ada yang melihat sandal milik Subrata di pinggir sungai yang berjarak 100 meter dari rumah korban.

Mendapat laporan, Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mendapatkan informasi tersebut pada pukul 11.50 Wita dari Pusdalops PB Provinsi Bali.

Tim SAR sebanyak 18 personil segera dikerahkan menuju lokasi dengan menggunakan truk personil dan peralatan SAR pendukung lainnya.

Petugas siaga terus menggali informasi dan berkoordinasi dengan potensi SAR terkait. Keterangan dari Kepala Desa Penatih, Wayan Kamar, kakek nahas itu pergi dari rumah sekitar pukul 09.00 Wita, dan sampai dengan pukul 10.00 Wita tak kunjung kembali.

Pukul 10.15 Wita ditemukan sandal korban di pinggir sungai, sehingga diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Saat itu di lokasi kejadian sedang turun hujan.

Pada pukul 13.50 Wita mereka akhirnya tiba di lokasi dan sudah bergabung dengan potensi SAR lainnya. Penyisiran dilakukan di sepanjang sungai melalui darat ataupun menggunakan tali menyusuri aliran sungai.

Hingga Pukul 14 30 Wita telah dilakukan sejauh 30 meter dari titik diduga korban hilang terjatuh. Selain Basarnas, operasi SAR turut melibatkan dari BPBD Denpasar, Damkar, SAR Sabhara Polda Bali,Pusdalops PB Bali, Balawista, ORARI, Relawan Indonesia dan warga setempat. Kepala Seksi Operasi SAR, Gede Darmada turun langsung ikut melakukan pencarian.

"Akses menuju sungai medannya cukup curam," ungkapnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana memantau jalannya operasi SAR.

"Dalam kondisi hujan kekuatan arus sungai bisa berubah sewaktu-waktu, maka penyusuran di sepanjang sungai menggunakan tali meskipun ketinggian air masih sekitar 1,3 meter. Prosedur tersebut untuk keselamatan tim SAR," jelas Ardana

Pada pukul 15.05 Wita korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada posisi sekitar 400 meter, radial 145°dari titik korban terjatuh ke arah tenggara.

Selanjutnya jasad Ketut Subrata dievakuasi menuju RSUP Sanglah dengan menggunakan ambulance BPBD. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi