Gaya Hidup Sehat, INTI Bali Kampanyekan Senam Massal AW S3

Rabu, 14 Februari 2018 : 08.14
Konferensi pers dalam ajang Senam Massal AW S3 di Denpasar
DENPASAR - Perhimpunan Indonesia Tiongkok (INTI) Bali terus berupaya memumpuk berbagai kegiatan bersifat kekeluargaan dan kebersamaan dengan menggelar Andrie Wongso (AW) Sehat Semangat dan Senang (S3) yang diselenggarakan di Lapangan Bajra Sandi Renon.

Mengingat Bali menjadi barometer keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang terdiri dari beragam suku, adat istiadat, budaya dan agama sehingga INTI turut bertanggjawab untuk merawat NKRI.

"Dalam menjaga itu, kami akan mengkampanyekan hidup sehat yang melibatkan semua kalangan," tutur Ketua INTI Bali Sudiarta Indrajaya dalam keterangan resminya di Denpasar, Selasa (13/2/2018).

Sudiarta menambahkan, esok harinya 24 Februari, Inti Bali mengundang semua komponen cocok semua usia untuk mengikuti senam Andrie Wongso (AW) Sehat Semangat dan Senang (S3) yang diselenggarakan di Lapangan Bajra Sandi Renon.

"Gerakan itu tidak saja memberikan kesehatan jasmani dan rohani," tegasnya didampingi Ketua Paguyuban Etnis Nusantara AA Bagus Ngurah Agung, PHDI Putu Wirata Dwikora, PW NU Bali , Ketua Flabamora Yusdi Diaz, Pemuda Panca Marga,Komunitas Gema Perdamaian.

Dikatakan, pada perayaan Hari Imlek 2017 digelar secara sederhana dengan menggelar "Wisdom Talk" Andrie Wongso Motivator No 1 di Indonesia di Hotel Harris Sunset Road pada tanggal 23 Februari mendatang.

"Semua gerakan cukup sederhana dan mudah, bahkan keunikannya mampu menggerakkan seluruh otot tubuh," sambungnya.

Untuk itu, gerakan itu dapat dilakukan semua orang, apabila rutin dilakukan jauh lebih sehat. Senam itu bukan sembarang gerakan, tetapi mampu memberikan sebuah terapi bagi berbagai macam penyakit.

Senam AW S3 sudah terbukti dengan banyaknya orang yang semula punya penyakit tetapi setelah rutin melakukan gerakan senam S3 ini, justru bisa pulih.

Ada banyak orang yang melakukan gerakan senam S3 ini secara rutin dan akhirnya berhasil mengobati berbagai penyakit seperti jantung, stroke, penyakit persendian bahkan ada yang bisa kembali pendengarannya setelah rutin melakukan gerakan senam S3.

Diketahui, senam itu telah memiliki 600 orang rutin mengadakan latihan, setelah dikembangkan di Bali selama setahun. Ketua Panitia Ketut Aryana Tan menambahkan, acara tersebut dapat diikuti oleh masyarakat umum diharapkan dengan memakai baju putih dengan celana panjang warna hitam.

Disebutkan, Senam AW S3 akan dihadiri berbagai komponen masyarakat lintas agama, etnis, pemuda, mahasiswa, club olahraga, tokoh masyarakat, puri dan terbuka bagi masyarakat.

Semaraknya acara itu nantinya mampu membangkitkan semangat gemar berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh. "Hingga kini peserta yang sudah konfirmasi sebanyak 1000 orang," imbuhnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi