Tingkatkan Kualitas Destinasi, IHGMA Bali Targetkan Sertifikasi 250 GM

Minggu, 28 Januari 2018 : 22.24
Anggota HGMA bersama dalam ajang Member Gathering and Appreciation Night
BADUNG - Seluruh stakeholder kepariwisataan di Bali bekerja keras meningkatkan kualitas destinasi sesuai bidangnya, baik pemerintah, swasta dan masyarakatnya, tak terkecuali peran asosiasi profesi para General Manager hotel dikenal sebagai Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Chapter.

Untuk meningkatkan soliditas seluruh anggotanya, IHGMA Bali Chapter menggelar gathering Jumat, 26 Januari 2018 bertempat di The Trans Resort Bali. Agenda tahunan ini bertajuk “Member Gathering and Appreciation Night”.

Untuk diketahui, IHGMA Bali memiliki 62 dari 115 orang GM (member IHGMA) yang sudah bersertifikasi. Tahun 2018, IHGMA bakal mensertifikasi seluruh GM yang ada (250 GM).

“Sekarang yang tersertifikasi baru 62 dari 115 orang GM yang menjadi member IHGM Bali. Tahun 2018 ini ditargetkan bisa mensertifikasi 250 GM untuk Bali dari target Kementerian 1.000 di seluruh Indonesia,” kata Wakil Ketua IHGMA Bali Ketut Swabawa didampingi Komang Artana (ketua panitia) di sela acara ‘Member Gathering & Appreciation Night 2018’ di The Trans Resort Bali, Seminyak, Jumat (26/1/2018) malam.

Hal ini, lanjut Swabawa, menyikapi tantangan pariwisata Bali ke depan semakin besar, salah satunya menyangkut kualitas sumber daya manusia (SDM). Untuk mengantisipasi hal itu, IHGMA mengagendakan bisa mensertifikasi 250 GM di Bali di tahun 2018 ini.

Acara bertema “Melalui Member Gathering Kita Tingkatkan Soliditas, Profesionalitas dan Integritas Demi Pemulihan Pariwisata Bali serta Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Budaya” itu, selain membahas SDM (sertifikasi) untuk mengantisipasi persaingan yang makin besar, juga diagendakan persiapan dalam rangka Rakerda yang akan digelar Maret ini dan Rakernas di Bandung pada April nanti.

Upaya mengantisipasi persaingan SDM sangat penting mengingat sejumlah negara seperti Vietnam dan Filipina sangat gencar dalam upaya meningkatkan kualitas SDM kepariwisataannya.

Melalui sertifikasi yang kualitasnya dinilai setara S2 itu diharapkan SDM para GM akan semakin bisa bersaing, bukan saja dalam skala nasional juga internasional.

Pertemuan dengan para member tersebut juga akan membahas tantangan pariwisata seperti bencana alam baik erupsi Gunung Agung maupun masalah banjir, dan lain-lain.

“Khusus antisipasi Gunung Agung, sudah ada komitmen bersama untuk memberikan satu malam gratis menginap bagi wisatawan jika terjadi gunung meletus dan bandara ditutup, di hari kedua dan seterusnya kalau masih ditutup, kita akan beri harga khusus seperti diskon 50 persen,” jelas pengelola Swaha Hospitality Management ini.

Ketua IHGMA Bali Nyoman Astama,S.E., CHA dalam sambutannya mengatakan, pariwisata Bali ke depan menghadapi banyak tantangan. Tantangan bukan saja pada kualitas SDM juga ketersediaan infrastruktur, sampah, kemacetan juga bencana alam termasuk banjir. (mal)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi