Teriakan Tolak Reklamasi dalam Deklarasi Dharma-Kerta di Pilgub Bali

Selasa, 09 Januari 2018 : 18.06
Deklarasi Paket Mantra-Kerta yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali
DENPASAR - Deklarasi Paket Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta dihadiri ribuan massa dari Koalisi Rakyat Bali(KRB) di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Denpasar, Selasa (9/1/2018).

Ada yang menarik dalam deklarasi pasangan yang dipopulerkan dengan nama Paket Mantra-Kerta, selain ribuan massa dari kader, simpatisan hingga relawan, juga isu Reklamasi turut disuarakan.

Awalnya, Rai Mantra berorasi politik membakar semangat dan memompa moral para pendukungnya, dengan visi misi jika kelak dipercaya rakyat memimpin Bali dalam Pilgub Bali.

Salah satu yang disinggung Rai Mantra soal perlunya penguatan ekonomi desa dengan mengoptimalkan peran Lembaga Perkreditan Desa (LPD).

Penguatan LPD sebagaimana dirintis era kepemimpinan mantan Gubernur Ida Bagus Mantra, akan menjadi fokus garapan di era kepemimpinannya mendatang jika mampu memenangkan Pilgub pada bulan Juni mendatang.

Demikian juga, soal perlunya melestarikan dan penguatan warisan budaya Bali peninggalan leluhur dari gempuran arus modernisasi. "Budaya Bali terbukti telah mampu mensejahterakan masyarakat," katanya menegaskan.

Begitu juga komitmen Mantra Kerta untuk melindungi berpihak kepada masyarakat agar tetap bersandar pada nilai nilai budaya Bali. Di sela pidato, massa saling bersahutan meneriakkan kata Tolak Reklamasi. Mengetahui psikologi massa, Mantra pun menimpalinya dengan sebuah komitmen.

"Ada satu hal sejarah baru, mari kita bersama untuk mewujudkan demikian, mari kita tolak reklamasi," tegasnya disambut pekikan sama dari hadirin.

Dalam deklarasi dihadiri para petinggi partai pengusung duet Mantra-Kerta seperti Ketua DPD Partai Demokrat Made Mudarta, Ketua DPD Partai NasDem Ida Bagus Oka Gunastawa, Ketua DPD Partai Gerindra Ida Bagus Sukarta, Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera Mujiono dan elit partai lainnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi