POMAL Lantamal V Ungkap Kasus Pengoplosan Gas Elpiji Libatkan Oknum Anggota

Sabtu, 27 Januari 2018 : 21.27
Petugas mengamankan barang bukti gas elpiji oplosan
SURABAYA - Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL V bergerak dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk nengungkap fakta sebenarnya dalam kasus pengoplosan gas elpiji bersubdisi yang diduga melibatkan oknum anggota.

Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lantamal V, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad, S. H., membenarkan adanya penggerebekan dan penangkapan yang dilakukan Tim Pomal Lantamal V bersama Polda Jatim untuk menangani tindak pidana yang diduga melibatkan anggotaTNI AL itu.

Menurutnya, Setelah tim gabungan melakukan pengintaian selama tiga hari selama 24 jam nonstop di Desa Sambirejo, Kecamatan Bangurejo, Banyuwangi, maka diputuskan Jumat 26 Januari 2018 Pukul 08.00 tim gabungan Lidpam Pomal Lantamal V (lima orang) dan Timsus Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim (pimpinan Ipda Imam dan enam anggota) menuju sasaran.

Tim melakukan konsolidasi pergerakan ke rumah tersangka. Pukul 09.30 Wib tim gabungan yang dipimpin Kadislidkirm Pomal Lantamal V, Mayor Laut (PM) Wahyu Dwi tiba di rumah tersangka oknum TNI AL Kopka S.

Anggota langsung merangsek masuk kedalam rumah dan garasi kemudian mendapati kegiatan pengoplosan sedang berlangsung.

Hasil didapatkan adanya barang bukti berupa sejumlah tabung gas 12 kg sebanyak 49 buah didalam gudang. Dimana diantaranya 20 tabung gas 12 kg tersebut, sedang dilakukan pengoplosan dengan 40 tabung gas ukuran 3 kg.

Sedikitnya tiga orang pekerja yang ada dan sedang bekerja tidak dapat berkutik ketika tim masuk dan menggerebek. Kegiatan dilakukan di rumah oknum TNI AL Kopka S dan pada saat ditangkap tersangka tidak melakukan perlawanan.

Berdasarkan pengakuan sementara tersangka, dirinya mengetahui adanya aktivitas pengoplosan gas dan mengakui sebagai usaha sampingannya untuk menambah penghasilan. "Guna proses penyidikan lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti diamankan tim gabungan," terang Fuad, sapaan akrab Danpomal Lantamal V Sabtu (27/1/2018)

Ia menegaskan akan menjalankan tugas dan fungsi polisi militer dilingkungan TNI/TNI AL khususnya diwilayah kerja Lantamal V untuk menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum dan disiplin kemiliteran sesuai kewenangan yang diberikan.

Ia menyadari, prajurit juga manusia yang sama seperti masyarakat lainnya dan tidak menutup kemungkinan melakukan tindak-tindakan yang melanggar aturan, oleh karena itu Pomal hadir untuk menertibkannya.

"Kami terus bekerja guna mencapai Zero Crime, Pomal Lantamal V akan sikat habis kejahatan dan pelanggaran yang diduga melibatkan oknum TNI AL," tutupnys. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi