Perkuat Citra Pariwisata Dunia, PIB Gelar Kompetisi Memasak dan Pidato Bahasa Inggris

Minggu, 14 Januari 2018 : 01.00
Pembukaan Kompetisi memasak dan lomba pidato Bahasa Inggris di Politeknik Internasional Bali
TABANAN - Guna membekali mahasiswa sejak dini sebelum terjun ke dunia kerja Politeknik International Bali (PIB) menggelar kompetisi memasak dan pidato berbahasa Inggris yang diikuti 40 peserta dari berbagai SMK dan SMA se Bali.

Ajang ini sekaligus sebagai kontribusi nyata mahasiswa PIB dalam memperkenalkan Bali sebagai pusat pariwisata dunia sekaligus upaya mencetak lulusan berjiwa interpereneur atau wirausaha.

Kompetisi dengan tema “Rising from Disaster” untuk speech dan “Traditional Food” tersebut digelar di Kampus PIB jalan Pantai Nyanyi, Kediri, Tabanan, Sabtu (13/1/2018).

Tidak hanya lomba, ajang tersebut dirangkai bazar makanan tradisional, penampilang bartender dan stand up comedy dan semakin memeriahka lomba. Acara sekaligus merupakan perwujudan nyata mata kuliah tourismpreneurship yang diusung oleh PIB selama ini.

Dalam mata kuliah ini, metode pembelajaran yang dipakai adalah “Experiential Based-Learning” yakni metode yang mendorong mahasiswa untuk lebih mengasah kemampuan praktikalnya, dalam upaya melahirkan lulusan berkualitas dengan spirit entrepreneur di dalamnya.

"Dari awal tujuan didirikannya Kampus PIB yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, salah satunya dengan melahirkan para entrepreneur-entrepreneur muda yang ketika mereka lulus, mereka sudah siap dengan usahanya," ungkap Direktur PIB, Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati dalam keterangan resminya.

Selain itu, guna lebih mengasakan kemampuan para mahasiswanya, PIB juga memakai metode praktik langsung sebagaimana diajarkan dalam mata kuliah touris preneurship satu.

Dijelaskan, dalam mata kuliah ini, para mahasiswa diajarkan untuk mengelola sebuah event dan lomba sekaligus diajarkan untuk terjun langsung untuk mencari sponsor, peserta lomba, vendor, bazaar, juri conpetion dan lainya.

"Semuanya kami lakukan untuk mengasah kemampuan mahasiswa agar berjiwa mandiri sekaligus berjiwa entreperenuership sesuai dengan metode Experiental Based-Learning," tutur Dosen & Konsulan Pendidikan Kewirausahaan PIB Inge Gunawan menambahkan.

Selain sebagai ajang latihan sekaligus paraktik, lomba ini juga sekaligus bentuk upaya mendukung bangkitnya Bali terutama dalam bidang tourism and hospitality akibat Erupsi Gunung Agung.

Diketahui, traditional food adalah juga merupakan salah satu upaya dari mahasiswa PIB melestarikan masakan warisan Budaya Bali agar senantiasa diingat oleh anak-anak muda. Para peserta lomba tentunya akan dinilai oleh juri yang berpengalaman dalam bidangnya.

Untuk Dewan Juri speech adalah I Ketut Muliarta (Dispar Tabanan), A.A. Ketut Sri Candrawati (Dosen Bahasa Inggris PIB). Sedangkan juri Cooking Competition antara lain, Chef I Wayan Wicaya (Ex Executive Chef di Ritz Carlton Bali dan Juara Pertama World Chef di Chili), I Gusti Ayu Ari Agustini (Pengusaha Resto di Bali).

Event & Competition ini murni dilaksanakan oleh mahasiswa Semester 1 PIB dari berbagai program studi Culinary Art & Business (D3), Hospitality Business (D3), Hotel Business Management (D4), dan Convention and Event Business Management (D4).

Lewat pembelajaran berbasis project ini diharapkan para mahasiswa PIB bisa mengenal dunia riil bisnis sejak di bangku kuliah bahkan sejak kuliah di semester pertama.

"Semua kegiatan murni dihandel oleh para mahasiswa sebagai bentuk upaya memperkenalkan para mahasiswa dengan dunia riil bisnis sejak dibangku kuliah," sambung Made Handijaya Dewantara, selaku dosen mata kuliah Tourismpreneurship. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi