Pastikan Kesehatan Cagub dan Cawagub, KPU Bali Gandeng IDI dan BNN

Kamis, 11 Januari 2018 : 08.03
ilustrasi
DENPASAR - KPUD Bali menggandeng psikolog, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) guna memastikan kesehatan fisik dan psikis para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bertarung di Pilgub Bali bulan Juni mendatang.

Ketua KPUD Bali Ni Putu Ayu Winariati memberi kesempatan kepada partai pengusung dan pasangan calon selama tiga hari, 18-20 Januari paska pendaftaran sebagai cagub dan cawagub.

Partai pengusung diminta melakujab perbaikan admimistrasi syarat pencalonan maupun syarat calon. Perbaikan syarat administrasi itu setelah KPUD Bali melakukan verifikasi semua syarat pencalonan dan syarat calon.

Untuk calon yang tidak memenuhi syarat sehat jasmani dan rohani, bebas dari penyalahgunaan narkoba, tak bisa diperbaiki. Calon tersebut dinyatakan gugur, dan digantikan sebelum penetapan calon pada 12 Februari.

"Calon gugur jika tidak penuhi syarat. Ada beberapa tahapan sebelum penetapan tanggal 12 Februari. Ada masa perbaikan berkas dan penggantian calon," jelas Wina kepada wartawan, Rabu (10/1/2018).

Ada banyak syarat calon harus dipenuhi pasangan calon, diantaranya sehat jasmani dan rohani, bebas dari penyalahgunaan narkoba, menyerahkan laporan harta kekayaan, tidak sedang memiliki utang secara perseorangan dan/atau secara badan hukum yang menjadi tanggungjawabnya yang merugikan kekuangan negara.

KPUD Bali akan melakukan verifikasi administrasi terhadap syarat calon, termasuk memverifikasi ke instansi yang mengeluarkan surat keterangan kepada pasangan calon.

Untuk syarat sehat jasmani dan rohani, KPUD Bali bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia. Tes kesehatan dilaksanakan di RSUP Sanglah pada 10 dan 11 Januari.

Wina menyebutkan, pada 13 Januari, pasangan calon akan menjalani tes psikologi di Kantor KPUD Bali. KPUD Bali juga menggandeng BNNP Bali untuk melakukan tes narkoba. Hasil tes kesehatan itu akan diserahkan ke KPUD Bali pada 16 Januari

KPU Bali telah menerima pendaftaran dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung head to head pada Pilgub Bali yang dilaksanakan pada 27 Juni mendatang.

Mereka adalah Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta).

KBS-Ace diusung oleh PDI-P, Hanura, PAN dan PKPI, dengan dua partai pendukung, PKB dan PPP. Adapun Mantra-Kerta diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang terdiri atas empat partai pengusung (Golkar, Demokrat, Gerindra dan NasDem), dan tiga partai pendukung yakni PKS, PBB dan Perindo. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi