Pasca Erupsi, Populasi Kera Sekitar Gunung Agung Terancam Punah

Jumat, 05 Januari 2018 : 20.57
Gunung Agung/dok.bnpb
KARANGASEM - Erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali juga berdampak pula pada populasi kera di sekitar Pura Pasar Agung Giri Tolangkir, Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem yang mulai terancam punah.

Menurut warga, sebelum kejadian Gunung Agung, ratusan kera ini kerap dijumpai, kini jumlah kera di kawasan pura suci tersebut hanya tinggal belasan ekor.

Ketua Pasebaya Agung, I Gde Pawana menuturkan, meski ada kera yang dijumpai, banyak kera kondisinya sakit terlihat kurus. Diduga kera-kera banyak mati akibat kekurangan makanan.

Anehnya, warga sekitar tidak menemukan migrasi kawanan kera ini ke lingkungan lebih aman, akibat erupsi Gunung Agung belakangan ini. "Jika kawanan kera-kera ini bermigrasi, pasti akan diketahui warga. Namun sejauh ini belum ada," ujar Pawana kepada wartawan belum lama ini.

Bahkan, ada beberapa ekor kera ditemukan mati di sekitar kawasan pura. Diduga kera-kera mati karena kelaparan, sebab habitat mereka berupa pepohonan banyak mati. Demikian juga, air minum kera ini mengandung belerang sehingga kera banyak sakit dan mati.

Disisi lain, keberadaan populasi kera yang mulai terancam ini terus mendapat perhatian dari tim relawan Jagabaya Gunung Agung.

Secara sukarela, 14 relawan naik ke lokasi Pura Pasar Agung untuk memberi makan kawanan kera, Upaya perlindungan hewan ini merupakan salah satu misi Jagabaya selain upaya pengamanan lainnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi