Panglima TNI Kukuhkan KRI I Gusti Ngurah Rai 332 di Pelabuhan Benoa

Rabu, 10 Januari 2018 : 17.33
KRI I Gusti Ngurah Rai 332 dikukuhkan di Pelabuhan Benoa Denpasar
DENPASAR- Disaksikan para pejabat negara dan daerah dan keluarga besar Pahlawan I Gusti Ngurah Rai Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengukuhkan Kapal Perang (KRI) I Gusti Ngurah Rai 332 di Pelabuhan Benoa, Denpasar Bali, Rabu (10/1/2018).

Pengukuhan kapal perang yang merupakan kerja sama PT PAL Indonesia dan itu, sempat tertunda yang dijadwalkan akhir tahun 2017 karena meninggalnya Desak Putu Kari istri Pahlawan Ngurah Rai.
Lewat prosesi kemiliteran sesuai tradisi TNI AL, pengukuhan kapal perang jenis perusak itu juga dilaksanakan pula secara adat yang berlangsung semarak dan lancar.    

Sejumlah menteri turut hadir diantaranya  Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade TNI Supandi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. 

Dalam kesempatan itu, Panglima Hadi menyatakan, pengukuhan nama KRI I Gusti Ngurah Rai untuk melengkapi sejumlah kapal perang sebelumnya dalam upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kapal ini merupakan bagian integral untuk membangun ketahanan negara serta sebagai kebangkitan dan kejayaan TNI AL," tegas Hadi.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyaksikan prosesi adat pengukuhan KRI I Gusti Ngurah Rai 332
Ia menegaskan, Indonesia terletak di silang dunia serta memiliki posisi geopolitik dan geostragis antara Asia dan Australia yang rawan dimasuki pihak asing. 

Karenanya keberadaan sebuah alat militer yang modern sangat diperlukan untuk menjaga kedaulatan NKRI. 

"Sekitar 70 persen wilayah Indonesia adalah perairan yang membutuhkan kekuatan angkatan laut untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara," katanya menegaskan..

Di sela menyaksikan pengukuhan KRI I Gusti Ngurah Rai 332 Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengharapkan kehadiran karya PT PAL itu, akan memperkuat pengamanan perairan daerah setempat dan perairan lainnya di Nusantara.

"Atas nama seluruh masyarakat Bali, saya menghaturkan terima kasih karena telah mengabadikan nama pahlawan I Gusti Ngurah Rai menjadi nama kapal kebanggaan bangsa. Mari kita tauladani semangat juang Beliau dalam mengawal kedaulatan NKRI dan menjaga harga diri dan kehormatan bangsa," demikian Pastika. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi