Mayjen TNI Benny Susianto Jabat Pangdam IX/Udayana

Selasa, 16 Januari 2018 : 16.45
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto tiba di Bandara Ngurah Rai menjalani prosesi tradisi tepung tawar
DENPASAR - Mayor Jenderal TNI Benny Susianto mendapat tugas sebagai Pangdam IX/Udayana menggantikan Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak.

Sudah menjadi tradisi setiap pergantian pejabat baru di jajaran Kodam IX/Udayana akan melakukan rangkaian acara tradisi seperti Tepung Tawar dan Penciuman Pataka, demikian juga dengan Pejabat baru

Mayjen Benny mengawali tugasnya, Benny melaksanakan acara Tradisi Tepung Tawar dan Penciuman Pataka, yang dilaksanakan di dua tempat yang berbeda, Selasa (16/1/2018). Acara Tradisi Tepung Tawar dilaksanakan di Base Off Lanud Ngurah Rai Denpasar saat pejabat Pangdam baru tiba pada pukul 10.30 Wita.

Diketahui, Tradisi Tepung Tawar yang mengandung makna sebagai penolak segala rintangan dan bala bencana, serta mensucikan secara lahir batin bagi pejabat baru dengan harapan agar dalam mengemban tugas terhindar dari segala rintangan, gangguan, mara bahaya dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Kemudian, acara Tradisi Penciuman Pataka dilaksanakan di Makodam IX/Udayana sebagai tanda pengukuhan menjadi Prajurit Kodam yang memiliki lambang kebesaran. Juga Panji-Panji kehormatan berupa Pataka Kodam IX/Udayana (Praja Raksaka) yang mengandung makna sebagai Prajurit pelindung dan pengayom rakyat.

Saat tiba di Makodam IX/Udayana pukul 11.30 Wita, Benny dan istri disambut acara tradisi disertai Tari Hanoman sebagai ucapan selamat datang.

Pangdam langsung memasuki Makodam mengikuti acara Penciuman Pataka disaksikan oleh seluruh pejabat teras jajaran Kodam IX/Udayana dan Persit Kartika Chandra Kirana, selanjutnya langsung menuju ke ruang tamu Pangdam untuk transit sejenak untuk kemudian bertemu para pejabat Kodam..

Dikutip wikipedia, Benny cukup lama bertugas di lingkungan Kostrad, selepas lulus Akmil tahun 1987 dan menyandang pangkat Letnan Dua ia bertugas sebagai Danton II Kompi C Yonif 432 Kostrad.

Ia kemudian dimutasi ke Yonif Linud 305/Tengkorak, disana ia menempati beberapa jabatan diantaranya menjadi Danton SMS/Ban Yonif 305, Danton II Kompi C Yonif 305, Pasi-2/Ops Yonif Linud 305, dan Danki A Yonif Linud 305.

Benny kemudian bertugas di Brigif Linud 17/Kujang I, disana ia menjadi Kasi-1/Intel Brigif Linud 17 dan Kasi-2/Ops Brigif Linud 17. Ia kemudian balik lagi ke Yonif Linud 305 dan bertindak sebagai Wakil Komandan sebelum ia diparkir di Makostrad sebagai Pamen Kostrad dalam rangka untuk mengikuti pendidikan di Seskoad.

Setelah mengikuti pendidikan di Seskoad ia ditempatkan di lingkungan Kodam Jaya, tepatnya di Korem 051/Wijayakarta. Ia menjadi Kasiops Korem, ia lalu dimutasi menjadi Pabandya Ops Sopsdam Jaya.

Ia kemudian dipercaya memegang tongkat komando Yonif 202/Taji Malela dan juga sempat memimpin Kodim 0507 Kota Bekasi.

Selanjutnya, Benny kembali lagi ke lingkungan Kostrad tepatnya di Divisi Infanteri 2/Kostrad, di sana ia menjabat sebagai Waaster dan Waasops Kasdivif 2/Kostrad. Sempat juga ia menjadi Kepala Staf Brigif Linud 18/Trisula di Malang, dan ditarik kembali ke Makostrad untuk menjadi Waasops Kaskostrad.

Pada tahun 2010, Benny ditunjuk menjadi Komandan Brigif 1 Pam Ibukota/Jaya Sakti menggantikan Kolonel Inf Djoni Supriyanto,pangkat Benny pun naik menjadi kolonel.

Kurang lebih setahun kemudian, Benny dimutasi ke Kodiklat TNI AD menjadi Paban Org Spaban Org Dirdok Kodiklat TNI AD, ia mengemban amanat sebagai Komandan Resimen Taruna Akademi Militer.

Pada awal tahun 2014, Benny diangkat menjadi Komandan Puspenerbad menggantikan Brigjen TNI Mochammad Afifuddin dan menjabat hingga Juni 2016 ketika ia dipromosikan menjadi Panglima Divif 2/Kostrad, ia menggantikan Mayjen TNI Ganip Warsito.

Terhitung sejak 4 Januari pria kelahiran Jakarta 10 Desember 1963 itu resmi menjabat Panglima IX/Udayana. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi