Inilah Penyebab Turunnya Kunjungan Wisman ke Bali di Akhir 2017

Rabu, 03 Januari 2018 : 13.17
Kepala BPS Bali Adi Nugroho saat menyampaikan laporan bulanan BPS
DENPASAR - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan tingkat kunjungan wisatawan asing ke Pulau Bali hingga 12 persen yang dinilai jumlahnya cukup signifikan sejak tiga tahun terakhir.

Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho mengungkapkan, berdasar catatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara terus mengalami penurunan 12 persen atau 361 ribu orang pada bulan November 2017.

Menurutnya, jika melihat kecenderungannya, addua hal yang mungkin mempengaruhi penurunan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata.

Pertama mengacu pada pola musiman, yang ditunjukan oleh data minimal dua tahu sebelumnya yakni pada bulan Oktober ke November di mana selalu ada kecenderungan turun secara global

"Jika kita lihat, penurunan tahun 2017 cukup tajam pada bulan November, sejak tiga tahun terakhir ini," tandasnya beberapa waktu lalu.

Penurunan itu, kata Nugroho juga diduga disebabkan oleh situasi yang terbentuk akibat Status Awas Gunung Agung Kabupaten Karangasem Bali yang berlangsung sejak akhir bulan September lalu.

Meski demikian, setelah itu, atau belakangan mulai terlihat angka gelombang wisman mulai membaik.

Hal itu dapat disaksikan ketika saat momentum Malam Tahun Baru yang berlangsung di wilayah Bali lalu, tidak kalah meriahnya dengan tahun baru yang berlangsung di wilayah lan seperti di Jakarta yang disiarkan media televis.

Faktor mulai membaiknya tingkat kunjungan ini, adanya perubahan persepsi dan kebijakan negara-negara asing yang sudah mulai mengizinkan warganya atau setelah melihat kondisi kaemanan wisata di Bali.

"Mereka memandang sudah tidak perlu terlalu khawatir untuk meneruskan niatnya berwisata ke Bali di masa mendatang," tegas Nugorho.

Dari beberapa kali pertemuan pemerintah dan kalangan para pelaku pariwisata sudah mengisyaratkan atau situasi membaiknya pariwisata sudah terkonfirmasi dari berbagai sudut pandang mereka.

"Sekalipun, tetap besarannya belum bisa dikembalikan seperti keadaaan sebelumnya ketika tidak ada terjadi apa-apa dengan Gunung Agung," demikian Nugroho. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi