Cawagub Sudikerta Surati DPP Golkar untuk Pencabutan Perpres 51 Tahun 2014

Minggu, 14 Januari 2018 : 00.30
Cagub dan Cawagub Bali duet Rai Mantra dan Sudikerta menghadiri aksi Bali Tolak Reklamasi
DENPASAR - Calon Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta menegaskan bahwa partai pengusung Paslon Mantra-Kerta yakni KRB telah mengikrarkan penolakan terhadap Reklamasi Teluk Benoa dalam bentuk fakta integritas.

"Kita (KRB) senafas dengan For Bali dan Masyarakat lainnya yang tergabung dalam Bali Tolak Reklamasi (BTR),juga sudah ditandatangani pakta integritas penolakan reklamasi teluk Benoa," jelasnya di sela aksi Tolak Reklamasi Teluk Benoa di Denpasar, Sabtu (13/1/2018).

Bahkan, saat ini. Sudikerta telah menyusun draft usulan penolakan Reklamasi Teluk Benoa dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Bali kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Sudikerta telah merancang investasi yang sebelumnya untuk Reklamasi Teluk Benoa ini dapat dialihkan untuk dimanfaatkan di Bali Utara.

"Saya sudah membuat surat usulan kepada DPP Golkar untuk melakukan tindak lanjut pencabutan Perpres no 51 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan)," jelas Sudikerta.

Sudkierta menampik anggapan, dirinya baru hadir pada aksi BTR saat menjelang Pilkada saja. Dalam kesempatan tersebut Sudikerta mengaku telah menerima beberapa kali masyarakat dari berbagai elemen masyarakat BTR.

Pun demikian, pihaknya mengaku ada beberapa aksi yang belum sempat dihadiri lantaran ada tugas yang lain dan tidak bisa ditinggalkan. "Kami telah menerima beberapa kali, tapi pada saat aksi kebetulan saya ada tugas," tandasnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi