Bulog Operasi Pasar, Kenaikan Harga Beras di Denpasar Capai 15 Persen

Rabu, 17 Januari 2018 : 17.56
Operasi pasar untuk menstabilkan harga beras di sejumlah pasar tradsional di Denpasar
DENPASAR - Guna menstabilkan atau menekan laju kenaikan harga beras yang mencapai 15 persen operasi pasar digelar di sejumlah pasar tradisional di Kota Denpasar Bali. Diketahui harga beras di seluruh wilayah Indonesia saat ini mengalami kenaikan yang signifikan.

Karenanya, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar menggelar Operasi Pasar di seluruh Pasar Tradisional di Denpasar dimulai bulan Desember lalu.

Kepala Bidang Kerjasama dan Perlindungan Disperindag Kota Denpasar, Jarot Agung Iswayudi mengungkapkan, kenaikan harga beras juga terjadi di Kota Denpasar mencapai 13.63% hingga 15%.

"Beras yang mengalami kenaikan seperti beras premium yang semula harganya RP 11.000 menjadi Rp 12.500, beras C4 Super harga semula Rp 10 ribu menjadi Rp Rp11.500," jelasnya usai Operasi Pasar, Rabu (17/1/2018).

Dikatakan, kenaikan harga beras tersebut disebabkan karena belum musim panen dibeberapa daerah sumber pasokan. Selain itu kenaikan harga disebabkan karena musim hujan yang berkepanjangan sehingga berpengaruh pada produksi gabah menjadi beras.

Untuk itu, guna menekan kenaikan harga yang signifikan di Denpasar maka dari itu Disperindag Kota Denpasar bekerjasama dengan Bulog menggelar operasi pasar. "Beras dioperasikan Bulog adalah beras medium dengan dijual Rp 9.350/kg," sebutnya.

Untuk beras yang dioperasikan juga tidak langsung dijual di pasar kepada pembeli. Namun beras yang didistribusikan Bulog langsung dipasok ke pedagang pasar dan distributor langsung. Sedangkan untuk operasi pasar Pemerintah Kota Denpasar hanya bisa diberikan sebanyak 18,9 ton.

Adapun wilayah yang dilakukan operasi pasar tradisional seperti, Pasar Nyanggelan, Pasar Intaran, Pasar Agung, Pasar Anggabaya, Pasar Sanglah dan Pasar Pedungan Diharapkan, cara seperti itu tidak terjadi kenaikan harga beras secara signifikan. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi