Penjualan Unik di Jalan Tol Bali Mandara Alami Lonjakan

Senin, 09 Oktober 2017 : 08.28
Gerbang Jalan Tol Bali Mandara
DENPASAR - Transaksi nontunai atau penjualan uang elektronik (Unik) yang disiapkan perbankan di Jalan Tol Bali Mandara mengalami lonjakan. Berdasarkan data perbankan penerbit Unik yg diterima JBT periode 1-7 Okt 2107, memperlihatkan hasil penjualan yang selalu melebihi rencana.

Setiap hari perbankan menyiapkan penjualan sekitar 4000 Unik, realisasinya selalu melebihi 5400 Unik, atau rata-rata 36% melebihi rencana. Melihat data penjualan tersebut, JBT meminta perbankan untuk menyediakan lebih banyak Unik pada awal-awal pemberlakuan Unik di JTBM.

Sementara itu, sejak diberlakukan awal Oktober, terpantau transaksi di gerbang tol berjalan dengan baik. Antrian kendaraan yang biasanya mengular setiap pagi, kini terlihat lancar cenderung lengang.

Sesekali terjadi antrian, namun hanya tiga atau empat kendaraan, selepas itu lancar dan lengang lagi. Situasi ini bisa menggambarkan bahwa di banding daerah-daerah lain, masyarakat di Bali lebih siap menuju less cash society.

Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, Akhmad Tito Karim bersyukur dan memberikan apresiasi kepada masyarakat pengguna Jalan Tol Bali Mandara yang sudah bersama-sama ikut serta menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai.

"Pengguna jalan tol sangat kooperatif dan tertib membeli maupun isi ulang Unik di gerbang tol. Hal ini menunjukkan bahwa kelancaran dan kenyamanan transaksi sudah menjadi kebutuhan bersama," ucap Tito dalam siaran pers diterima Kabarnusa.com, Senin (9/10/2017).

Berdasarkan hasil evaluasi bagian operasi, saat ini masih terpantau ada kepadatan saat bertransaksi. Hal ini dikarenakan masih ada pengguna jalan tol yang belum memiliki UNIK, atau sudah memiliki tapi saldonya kurang.

Kondisi demikian, terkadang membuat transaksi melambat dan terjadi antrian kendaraan. Menurutnya masih tergolong wajar di masa peralihan dari tunai ke nontunai.

Tito Karim berharap ke depan, seluruh pengguna Jalan Tol Bali Mandara selalu membawa Unik dengan saldo cukup demi kenyamanan dan kelancaran transaksi tol. Kebersamaan ini yang akan menjadi panutan bagi pengguna jalan tol-jalan tol lain di Indonesia. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi