Letkol Rudy Markiano Simangunsong Jabat Komandan Yonif Mekanis 741/GN

Rabu, 11 Oktober 2017 : 09.33
JEMBRANA - Letkol Inf. Rudy Markiano Simangunsong dipercaya pimpinan TNI Angkatan Darat menjabat Komandan Yonif Mekanis 741/GN menggantikan Letkol Inf. Hasan Abdullah.

Acara serah terima jabatan di Mako Yonif Mekanis 741/GN, Jalan Udayana, Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Selasa (10/10/2017).

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Letkol Inf. Hasan Abdullah, M.Si. (Han) beserta istri pengabdianya selama ini Hasan dipromosikan menjadi Dandodiklatpur Rindam IX/Udayana.

Serah terima jabatan merupakan suatu alih tugas dimana merupakan suatu tuntutan dalam posisi dalam jabatan yang baru, alih tugas.

"Jabatan merupakan prinsip yang senantiasa dilaksanakan secara konsisten oleh TNI AD sebagai bagian dari proses kaderisasi dan penyegaran serta tuntutan kebutuhan organisasi," tegas Panglima.

Berkaitan hal itu, serah terima jabatan Danyonif Mekanis 741/GN sebagai upaya untuk mengoptimalisasikan tugas pokok TNI AD khususnya Kodam IX/Udayana. Batalyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara merupakan kesatuan tempur berkedudukan langsung di bawah Pangdam IX/Udayana.

Tugas pokok mencari, mendekati, menghancurkan, menawan musuh serta merebut, menguasai dan mempertahankan medan baik berdiri sendiri maupun dalam hubungan yang lebih besar dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam IX/Udayana di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Mengingat tugas pokok batalyon ini dapat melaksanakan pertempuran jarak dekat, maka Batalyon ini juga dilengkapi dengan Alutsista yaitu kendaraan tempur angkut personel berlapis baja.

Kehadiran Batalyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara ini diharapkan mampu memberikan dukungan secara profesional dan proporsional sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk mendukung tugas pokok Kodam IX/Udayana sebagai kompartemen strategis di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Pangdam berharap Danyonif Mekanis 741/GN yang baru agar selalu memimpin dan membawa satuan menjadi Batalyon kebanggaan dan teladan, dengan cara meningkatkan profesionalisme prajurit secara perorangan sampai dengan tingkat satuan.

"Profesionalisme dapat terwujud apabila latihan dilaksanakan secara rutin, bertahap, bertingkat dan berlanjut sesuai Direktif Latihan yang telah ditetapkan," demikian Komaruddin. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi