Jalan Tol Bali Mandara Mulai Terapkan Pembayaran NonTunai

Minggu, 01 Oktober 2017 : 22.47
DENPASAR- Seluruh Gerbang Tol (GT) di ruas Jalan Tol Bali Mandara kini hanya melayani pembayaran elektronifikasi atau non-tunai 

Penghapusan transaksi tunai di 20 gardu tol pada 3 GT diresmikan melalui acara Fun Rally GNNT dan Kick Off 100% Non-tunai Jalan Tol Bali Mandara, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/10/2017).

Setelah sekian lama PT Jasamarga Bali Tol yang merupakan jalan tol terapung pertama di Indonesia ini, melakukan sosialisasi dan kampanye penerapan transaksi non-tunai di seluruh gerbang tolnya, kini PT Jasamarga Bali Tol telah memastikan ketersediaan alat top-up dan GTO harus laik fungsi.

Bekerjasama dengan sejumlah perbankan sebagai penyedia kartu uang elektronik. Kartu yang dapat digunakan di Jalan Tol Bali Mandara meliputi E-Toll dan E-Money (Bank Mandiri), Brizzi (Bank BRI), TapCash (Bank BNI), Flazz (Bank BCA), Blink (BTN), dan E-Money BPD Bali. Hingga 29 September 2017, sudah terealisasi lebih dari 30.000 kartu uang elektronik yang terjual dan siap digunakan untuk transaksi tol.

Direktur PT Jasamarga Bali Tol Ahmad Tito Karim mengungkapkan, tantangan selanjutnya dalam penerapan sistem transaksi ini adalah meningkatkan pemahaman para pengguna jalan tol agar terbiasa melakukan transaksi non-tunai di jalan tol.

Pihaknya harus terus meningkatkan pemahaman agar masyarakat terbiasa melakukan transaksi non-tunai. Syukurnya  sosialisasi cukup berhasil, terbukti dari bulan Agustus baru melakukan penetrasi sebesar 14%, tapi akhir bulan September yang lalu, sudah 44%.

"Kita harapkan hari ini sudah mendekati 90%," tutur Tito dalam sambutannya.
.
Sementara, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ menyatakan bahwa keberhasilan 100% elektronifikasi Jalan Tol Bali Mandara perlu menjadi contoh bagi ruas jalan tol lainnya untuk segera merealisasikan transaksi non-tunai sepenuhnya.
.
Kata dia, Bali menjadi panutan, di tengah elektronifikasi nasional yang baru mencapai 49%.

"Kita harus berkolaborasi, bersama-sama mensukseskan Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT)," jelas Herry sebelum meresmikan Kick Off 100% Non-Tunai Jalan Tol Bali Mandara.

Pemberlakuan uang elektronik di seluruh gerbang tol merujuk pada keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 16/KPTS/M/2017 tanggal 12 September 2017, yang menginstruksikan penggunaan uang elektronik di seluruh ruas tol di Indonesia mulai 31 Oktober 2017.

Penggunaan uang elektronik di gerbang tol akan mempersingkat waktu transaksi pengguna jalan karena lebih mudah dan praktis.

Dibandingkan transaksi dengan menggunakan uang tunai, penggunaan uang eletronik ini akan memangkas separuh waktu transaksi lebih cepat.selain itu selalu pastikan saldo anda cukup saat memasuki Gardu Tol Otomatis.gunakan UNIK untuk Transaksi Tol lebih Cepat dan mudah. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi