Jadi Pembicara Seminar Nasional DWP, Bupati Tabanan Bagikan Pengalaman Membangun Daerah

Selasa, 10 Oktober 2017 : 20.58
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional DWP 2017 di Jakarta
JAKARTA - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, menjadi pembicara pada Seminar Nasional Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tahun 2017 yang di adakan di Birawa Assembly Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017)

Pada seminar nasional yang mengusung thema "Perempuan Sehat Pelaku Ekonomi Handal" dan dihadiri sekitar 1.500 orang anggota DWP Intansi Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota serta masyarakat umum ini, Bupati Eka membagikan pengalamannya dalam pemberdayaan perempuan membangun Kabupaten Tabanan.

"Pembinaan terhadap perempuan sangatlah penting, karena jika perempuan diberikan wadah untuk berekpresi nantinya bisa juga menjadi partner pemerintahan dalam membangun daerahnya di berbagai sektor," katanya.

Oleh karena itu, Bupati Eka menyambut positif dan langsung menyatakakan kesediaanya ketika beberapa waktu yang lalu dirinya diminta menjadi pembicara dalam Seminar Nasional yang digelar DWP Pusat ini.

“Melalui seminar ini, saya ingin memberikan motivasi kepada kaum perempuan supaya bisa menularkan semangat untuk sama-sama terjun ke lapangan bahkan menjadi kepala daerah. Jadi tidak di Tabanan saja, semua wanita dari Sabang sampai Merauke harus maju," katanya memotivasi peserta seminar.

Menurut Bupati Eka, ada beberapa hal yang sudah dilakukannya dalam hal membina perempuan yang ada di Tabanan, seperti dalam hal kemajuan ekonomi, pemerintah menaunginya dalam bentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang di dalamnya menampilkan karya hasil Ibu-Ibu baik itu makanan maupun kerajinan tangan.

“Dari segi kuliner, Ibu-Ibu terus dilatih untuk menciptakan makanan khas yang harganya kaki lima tapi rasanya bintang lima. Selain itu, kaum Ibu-Ibu juga dilatih untuk mengelola Desa Wisata yang saat ini sudah ada 44 Desa Wisata di Tabanan yang mana Ibu-Ibu dituntut harus mampu memberikan pelayanan yang baik kepada para turis yang datang," paparnya.

Bupati perempuan pertama di Bali ini juga berharap melalui seminar nasional ini bisa muncul kader muda dari kaum perempuan yang hebat di bidangnya. Tidak hanya hebat di politik, melainkan di bidang kuliner, kesenian, maupun kesehatan.

“Jadi saat ini semua punya kesempatan, tidak hanya kaum laki-laki, karena kalau laki-laki maju sendirian akan lama, makanya harus ditambah kinerja perempuan, terbukti pengangguran saat ini berkurang, karena perempuan ikut bergerak," katanya.

Kepada para peserta seminar, Bupati Eka mengajak untuk datang ke Tabanan supaya bisa melihat langsung dan belajar memberdayakan perempuan dalam pembangunan daerah.

"Kalau langsung datang ke Tabanan, akan saya buka semua tips dan regulasi dalam mengelola daerah. Bagaimana caranya program yang harusnya perlu tiga tahun, namun bisa terlaksana dalam setahun," katanya meyakinkan.

Sebelumnya, Wien Ritola Tasmaya selaku Ketua Umum dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat dalam sambutannya mengungkapkan kegiatan Seminar Nasional ini diadakan dalam rangka meningkatkan sumber daya anggota DWP sebagai center of excelence.

"Peran wanita sangat penting untuk kemajuan Bangsa, wanita tidak boleh ketinggalan dalam hal apapun, baik itu bidang sosial, kesehatan maupun ekonomi," katanya. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi