Gunung Agung Awas, 2000 Delegasi Siap Hadiri Kongres Adasia di Bali

Kamis, 05 Oktober 2017 : 13.07
Ketua P3I Bali Nengah Tamba/dok
DENPASAR - Meski saat ini status Gunung Agung di Karangasem Bali berada di level IV atau Awas namun sejumlah agenda tingkat dunia seperti Kongres advertising se-Asia (Adasia) akan tetap dilaksanakan di Bali bulan depan.

Ketua P3I Bali I Nengah Tamba menjelaskan, jika gunung Agung erupsi, itu tidak berdampak terhadap pelaksanaan Kongres, sebab, kawasan Nusa Dua sebagai tempat pelaksanaan Kongres sangat jauh dari kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Agung

"Kongres tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yakni 9-12 November di BNTDC Nusa Dua," jelas Tamba yang politikus Partai Demokrat belum lama ini. Disebutkan, ada sekitar 2000 delegasi dari negara-negara di kawasan Asia yang akan menghadiri Kongres .

Tamba menegaskan, Kongres Adasia tetap dilaksanakan setelah Pengurus Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) mendapat penjelasan dari PVMBG di Pos Pantau Gunung Agung di Rendang, Karangasem.

Bakal calon anggota DPR RI dari partai Demokrat yang mengusung Tagline TMS (Tamba Menuju Senayan) ini meyakinkan bahhkan jika Gunung Agung erupsi dan menggangu penerbangan ke Bali, para delegasi akan turun di bandara Surabaya atau Lombok.

"Kongres Adasia 9-12 November jalan terus. Penjelasan PVMBG, KRB hanya berada dalam radius 9-12 km. Nusa Dua aman, itu jauh dari KRB. Jadi Kongres itu tetap aman dilaksanakan," tegas Tamba.

Pihaknya tetap menyelenggarakan Kongres itu sesuai jadwal untuk mempertegas bahwa Bali sebagai destinasi wisata tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan.

"Kami mau meyakinkan Gunung Agung tidak terpengaruh terhadap pariwisata Bali. Bali tetap aman untuk dikunjungi wisatawan," tegas Tamba.

Ketua Komisi III DPRD Bali ini menegaskan sangat berkepentingan Kongres itu dilaksanakan di Bali. Pasalnya, selain membahas berbagai agenda internal pengusaha periklanan, kongres Adasia itu akan digunakan untuk promosi pariwisata Bali.

Bali akan mendapat banyak keuntungan menjadi tuan rumah Kongres Adasia tersebut, tidak hanya untuk pengusaha periklanan di Indonesia tapi juga kepentingan pariwisata Bali.

"Untuk para pengusaha periklanan, kongres tersebut menjadi kesempatan berbagi ilmu dan pengalaman. Tapi juga ada dampak positif bagi pariwisata Bali, sebab ribuan delegasi yang datang," tutupnya. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi