Gubernur Bali: Isu Gunung Agung Tak Ganggu Pertemuan IMF-Bank Dunia

Rabu, 04 Oktober 2017 : 08.58
Gubernur Bali Mangku Pastika mendampingi Presiden Jokowi saat pemberian bantuan pengungsi Karangasem/dok
DENPASAR - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menegaskan isu Gunung Agung yang kini statusnya level Awas tidak akan mengganggu agenda pertemuan dunia IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang akan digelar di Bali tahun 2018.

Hal itu ditegaskannya menjawab pertanyaan media, soal seberapa jauh dampak isu Gunung Agung bagi pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional IMF dan Bank Dunia tahun 2018.

Ia menjelaskan, menyusul situasi Gunung Agung terkini, yang terdampak hanya 28 desa dari 78 desa yang ada di Kabupaten Karangasem.

"Padahal,tempat-tempat itu tidak akan menjadi venue atau lokasi kegiatan yang adanya di Nusa Dua, Pecatu, Kuta dan Sanur," tegas Pastika kepada awak media di Denpasar, Selasa (3/10/2017).

Wisatawan atau delegasi para pemimpin ekonomi dunia datang ke Bali akan menggelar pertemuan di tempat yang jauh dari Gunung Agung. "Hanya itu, kok paling jauh ke Ubud, jadi tidak terdampak sedikitpun," tandasnya lagi.

Sembari berseloroh, Pastika menyatakan jika aksi terorisme seperti penembakan di Las Vegas Amerika Serikat yang menimbulkan banyak korban jiwa, jauh lebih berbahaya dari isu Gunung Agung.

Meski begitu, pihaknya menegaskan bahwa semua upaya dan langkah-langkah penanganan Gunung Agung sudah dilakukan dengan baik dan dipersiapkan secara matang.

"Kalau ini tidak ada apa-apanya, saya kira semua siap, tidak ada masalah mudah mudahan. Acaranya tahun depan bulan Oktober, memang ada rangkaian sebelumnya, saya kira dalam dua atau tiga bulan ke depan sudah clear," tandasnya lagi.

Pihaknya menjamin, semua bisa diatasi dengan sebaik-baiknya dengan dukungan semua elemen masyarakat seperti dalam penanganan para pengungsi.

"Dijaminlah, kita tidak terganggu sedikitpun, memang saya tidak jadi ikut promosi ke luar negeri, saya sudah minta tolong diwakilkan dari rombongan pusat saja," sambungnya.

Pastika lebih memilih tidak pergi ke luar negeri bersama rombongan dalam menyampaikan kesiapan Indonesia di mana Bali sebagai tuan rumah IMF-Bank Dunia. Dia harus mengurusi masyarakat di Bali yang dicekam kekhawatiran akan adanya erupsi Gunung Agung.

"Saya handel, jaga di sini, untuk memastikan semua baik-baik saja dan siap saja, karena ini penting juga," demikian Pastika. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi