Berada di Pengungsian, Warga Karangasem Gelar Upacara Tiga Bulanan Anak

Jumat, 06 Oktober 2017 : 08.47
DENPASAR - Meski berada di lokasi pengungsian di Denpasar warga Karangasem Bali masih bisa menggelar upacara tiga bulanan anak.

Seperti dilakukan warga Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung yang menempati bekas Kantor Desa Pemecutan Kaja terus mendapatkan perhatian dan pemberdayaan dari Pemerintah Kota Denpasar dan desa setempat.

Tidak hanya bantuan yang terus mengalir serta berbagai pemberdayaan untuk menghilangkan kejenuhan meraka, namun juga medanpatkan perhatian dalam pelaksanaan upacara tiga bulanan bagi anak warga KRB Gunung Agung dilokasi.

Meski secara sederhana, pelaksanaan upacara ini juga sebagai wujud perhatian warga desa setempat bersama Yayasan Yayasan Komalasana (Forum Sekar Kota Denpasar) serta Pemkot Denpasar kepada para warag KRB Gunung Agung.
.
Keberadaan anak-anak di tempat tersebut juga mendapatkan perhatian Rai Mantra dalam pelaksanaan upacara tiga bulanan yang telah dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Sasih Kapat yang dipuput Pemangku Yayasan Komalasana Forum Sekar.

Pelaksanaan Upacara Tiga Bulanan ini tampak dihadir Kepala Dinas Sosial Denpasar Made Mertajaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I.B Alit Wiradana, Plt. Kepala BPBD Denpasar Made Prapta dan Kades Pemecutan Kaja A.A Arwata beserta tokoh masyarakat desa, Kamis (5/10/2017).

Kadis Sosial Made Mertajaya mengatakan warga KRB telah diberikan bantuan dari Pemkot dan dukungan dari partisipasi msyarakat. Disamping itu juga kita telah melakukan koordinasi kepada pemerintah pusat dalam memberikan bantuan berbagai logistik.

Warga KRB yang ada di Kota Denpasar tetap menjadi perhatian Pemkot Denpasar dari kesehatan, logistik dan berbagai bantuan lainnya yang berada di posko-posko desa/kelurahan.

"Sesuai arahan Walikota Rai Mantra setiap desa terdapat posko-posko terpadu yang nantinya dapat didistribusikan ke masing-masing pokso mandiri dan pemerintah. jika ada kelebihan logistik akan dikoordinasikan kembali oleh Dinas Sosial sebagai posko induk," ujarnya.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I.B Alit Wiradana mengatakan bersama Desa Pemecutan Kaja dan Forum Sekar ikut membantu pelaksanaan upacara tiga bulanan ini. Baik sarana dan prasana diberikan secara gratis.

Perbekel Desa Pemecutan Kaja A.A Arwata mengatakan upacara tiga bulana ini juga sebagai bentuk perhatian desa dan petunjuk dari Walikota saat mengunjungi posko bekas Kantor Desa Pemecutan Kaja pada 28 September lalu.

"Sehingga dari perhatian Walikota tersebut kita sikapi bersama dengan yayasan membantu warga KRB Gunung Agung untuk upacara tiga bulana ini," ujarnya.

Saat ini jumlah pengungsi di bekas KantoR Desa Pemecutan Kaja berjumlah 100 orang, sedangkan 26 orang lainnya sudah kembali kedaerahnya yang masuk zona aman. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi