Pemuda Buleleng Galang Dana Kemanusiaan Bagi Pengungsi Gunung Agung

Sabtu, 30 September 2017 : 17.50
BULELENG - Para pemuda STT Desa Uma Anyar Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng Bali menggalang dana kemanusiaan untuk pengungsi Gunung Agung dengan membentuk Posko Peduli Karangasem di pinggir jalan raya Seririt-Ume Anyar-Gilimanuk.

Berbagai organisasi kepemudaan dan kalangan masyarakat di Bali mulai mengadakan donasi terhadap para pengungsi dari lereng Gunung Agung Karangasem Bali. Gunung tertinggi di Bali ini oleh PVMKG ditingkatkan statusnya dari level III ke level IV awas.

Dalam radius 12 km harus dikosongkan hingga sembilan belas ribu lebih warga lereng Gunung Agung mengungsi. Hal ini membuat masyarakat Gunung Agung harus meninggalkan kampung halamannya bersama sanak keluarga, bahkan ternak-ternak dari mereka harus ditinggalkan.

Kepedulian pemuda STT Desa Uma Anyar terhadap masyarakat Bali yang terkena musibah ditunjukkan dalam pendonasian.

Bahkan salah satu Anggota DPRD Buleleng, Made Sudarmika ikut turun ke jalan bergabung bersama puluhan para pemuda STT desa Uma Anyar.

Sudarmika menyebutkan, posko yang dibentuk itu secara spontantitas oleh para pemuda karena kepedulian mereka terhadap warga bali yang terkena musibah, bakan dalam penggalangan dana tersebut anak-anak dari desa tetangga juga ikut bergabung.

“Atas ide para pemuda sendiri membuka posko ini, karena kepedulian mereka terhadap sesama warga Bali yang terkena musibah erupsi Gunung Agung, mereka menggalang dana ini dari kemarin dengan semangat yang tinggi," katanya.

Meski begitu, pihaknya menghimbau para pemuda itu kebanyakan anak sekolahan agar jangan sampai meninggalkan sekolahnya. Mereka ini bukan dari Desa Uma Anyar saja dari desa lain juga ikut antusias,” ujar Sudarmika.

Dalam penggalangan dana walaupun sedikit yang mampu dikumpulkan para pemuda setidaknya bisa meringankan beban para pengungsi.

Posko yang dibuka ini untuk para masyarakat yang nantinya ingin menyalurkan bantuan kepada para pengungsi ada tempatnya. Nantinya, nanti akan di salurkan semua ini sepenuhnya melalui koordinasi dengan desa biar tepat pada sasaran, terutama kepada pengungsi yang sudah masuk ke wilayah kecamatan Seririt.

"Jadi masyarakat yang ingin menyumbang lebih mudah dan lebih dekat. Harapan kami kepada para pengungsi agar tabah menghadapi cobaan ini walaupun sumbangan itu ala kadarnya tapi bisa lah meringankan beban dari mereka dan kami akan koordinasikan apa yang menjadi kebutuhan dari mereka,” jelas Sudarmika. (gde)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi