Warga Ibu Kota Antusias Saksikan Pentas Duta Kesenian Tabanan di TMII

Selasa, 25 Juli 2017 : 15.03
TABANAN - Paket Khusus Seni dan Budaya Kabupaten Tabanan dalam Pagelaran Pentas Malam Pesona Budaya Daerah Bali 2017 di Anjungan Daerah Bali Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta akhir pekan lalu mendapat sambutan hangat dan antusiasme penonton .

Tarian maskot Kota Tabanan yaitu “Tari Bungan Sandat Serasi” mengawali pagelaran ini. Bungan Sandat adalah bunga yang multifungsi di Bali, dan sering dipakai dalam upacara yadnya, harumnya semakin semerbak apabila makin layu.

Sesuai dengan konsep Tri Hita Karana, karena Bungan Sandat merupakan sarana dalam kehidupan masyarakat Bali sebagai symbol kelembutan dan keindahan.

Setelah itu juga ditampilkan Tari Kreasi Bisuh (Bikul Rusuh), serta Penampilan Pamungkas yaitu Pragmentari Wiroda Tan Mapahala Ayu yang Menceritakan seorang petani I Kecut Yang selalu disuruh kerja oleh orang tuanya sehingga dia bekerja dengan rasa kecewa.

Sehingga kemarahan menguasai dirinya. Pagelaran Pragmentari tersebut diiringi oleh Seka Penabuh Sanggar Seni Bumi Sari Nadi, Banjar Tegeh, Angseri, Baturiti, Tabanan.

Acara yang digelar Pemkab Tabanan ini mendapat sambutan meriah bukan saja dari para undangan, bahkan para pengunjung yang iseng menghabiskan malam minggu pun dibuat terpukau oleh seni dan Budaya daerah Tabanan.

Meriahnya lagi, Pagelaran tersebut dihadiri secara langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti beserta dengan seluruh Pimpinan OPD dan beberapa Anggota DPRD Tabanan.

"Terima kasih setingi tingginya kepada Taman Mini Indonesia Indah dan juga kepada Pemerintah Provinsi Bali, semoga budaya kita semakin dicintai. Terimakasih atas kesempatan yang diberikan," ucap Eka.

Dia menambahkan, tentunya ini adalaah hal yang sangat luar biasa karena kita juga mengangkat derajat seniman yang ada di tabanan. Dia sudah melihat tarian tarian bungan sandat, kalau gak salah selama 2 bulan mereka semangat latihan. Tukang gambelnya juga semangat luar biasa, jelasnya

"Sekali lagi saya ucapkan terimakasih, dan mudah-mudahan ini akan menjadi ajang untuk kami di tabanan,untuk lebih mempromosikan dan lebih mengenal kesenian Tabanan. Tentunya kita juga tahu Tabanan kaya akan alamnya, kami juga kaya akan seniman.

Oleh karena itu dengan adanya ajang ini mengingatkan kita bahwa, banyak sekali seniman, maestro berasal dari Tabanan," tutupnya.

Bupati Eka menyebutkan, seniman Nuarta yang mempromosikan Garuda Wisnu Kencana di Jimbaran berasal dari Tabanan. Tari pendet dari Tabanan, kita juga punya Maestro I Ketut Maria yang menciptakan tari oleg tamulilingan dari juga dari Tabanan.

Oleh karena itu sesuai ajaran Bung Karno, marilah kita mewujudkan kepribadian kita, berdasarkan budaya. "Dengan budaya kita akan bersatu, dengan budaya kita akan dikenal, dengan budaya kita akan lebih cinta dengan bangsa dan tanah air kita," tutup Srikandi asal Tegeh angseri ini. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi