TMMD di Tabanan Sosialisasikan Pencegahan dan Deteksi Bencana Alam

Minggu, 23 Juli 2017 : 05.01
Sosialisasi tentang kebencanaan TMMD ke-99 di Pupuan Tabanan 
TABANAN - Kegiatan Non fisik TMMD ke 99 digelar di Banjar Jelijih Kelod Desa Jelijih Pungang Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan Bali, Sabtu (22/7/2017). Dalam kegiatan itu, diisi penyuluhan diberikan Kasi Rehabilitasi, Rekontruksi Bencana BPBD Dewa Gede Anta Kusuma yang diikuti 85 orang warga.

Kusuma mengatakan,pencegahan dini dan deteksi dini perlu baik saat pra bencana, tanggap Darurat saat kejadian bencana alam maupun pasca terjadinnya bencana alam. Untuk itu, masyarakat harus peka terhadap gejala gejala alam.

Contohnya, di wilayah Pupuan, rawan tanah longsor,gempa bumi,angin puting beliung karena letaknnya di dataran tinggi dan kemungkinan tidak ada Tsunami. Langkah yang harus diketahui, bila terjadi bencana alam, perlu diamankan keselamatan diri, keluarga dan saudara menuju daerah lapang, guna menghindari terjadinnya korban.

"Keselamatan diri jiwa yang paling utama sehingga hal ini perlu di sosialisasikan dan di peragakan sehingga masyarakat tahu harus kemana apabila terjadi bencana alam," katanya.

Mengingat bencana tidak bisa diketahui kapan akan datang sehingga diperlukan deteksi dini dan cegah dini terhadap tanda tanda alam. Dalam kegiatan kebencanaan itu, apabila tidak diperagakan atau tidak dipraktekkan, akan dapat menimbulkan korban jiwa baik harta benda maupun nyawa.

"Melalui kegiatan non fisik disela sela kegiatan Fisik TMMD, masyarakat merasa senang mendapatkan pengetahuan tentang antisipasi kebencanaan," imbuhnya dalam kegiatan TMMD 99 dimotori Dandim 1619/Tabanan.

Slaku DANSATGAS TMMD KE 99, Dandim Letkol Inf Herwin Gunawan mengatakan dengan diadakan kegiatan TMMD di Jelijih Kelod dinilai dari aspek strategisnya untuk mempermudah infrastruktur jalan.

Jalan sebelumnnya harus melambung dengan dibangunnya sepajang 1.175 meter dapat memperpendek dan mempersingkat jalan yang dilalui masyarakat. Dengan begitu dilihat dari nilai ekonomis dapat mengurangi pengeluaran dan memudahkan utk memasarkan hasil komoditi atau hasil pertanian.

Adanya jalan akan lebih mudah untuk memasarkan produk lokal seperti manggis Pupuan dan kopi robusta ditinjau alat tranportasi lebih dekat, mudah sehingga terwujud kemanunggalan TNI rakyat bersama TNI. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi