Seorang Nelayan Jembrana Hilang Digulung Ombak Perairan Air Kuning

Selasa, 25 Juli 2017 : 13.58
ilustrasi/dok.kabarnusa
JEMBRANA - Perahu yang membawa dua orang nelayan saat mencari ikan digulung ombak di sekitar perairan Air Kuning Kabupaten Jembrana Bali, Selasa (25/7/2017) dini hari.

Satu korban yang dilaporkan hilang pukul 01.00 Wita yakni Amsin (60), nelayan asal Banjar Munduk, Desa Air Kuning, Jembrana. Sedangkan anaknya Miswadi (30) berhasil menyelamatkan diri kembali ke daratan.

Keduanya pergi melaut menggunakan perahu jukung bergerak ke tengah laut atau selatan Hotel Wija, Banjar Munduk, Desa Air, Jembrana.

Kepala Kantor SAR Denpasar Didi Hamzar lewat pesan elektroniknya telah menginformasikan perihal kejadian itu kepada aparat dan institusi terkait serta potensi SAR lainnya untuk memantau dan membantu mencari informasi terkait kejadian tersebut.

"Kami sudah siapkan 10 anggota setiap harinya dilengkapi peralatan  SAR Air," jelas Didi.

Pihaknya juga meminta anggota SAR terus berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya agar upaya pencarian bisa berjalan efektif dan efisien. Selain itu, Didi menekankan dalam operasi pencarian tetap memperhatikan aspek keamanan.

Informasi didapat, insiden kedua korban terjadi saat jukung berlayar 150 meter ke tengah dari bibir pantai. Mendadak gelombang tinggi langsung menghantam jukung membuat Asmin tercebur ke laut dan tenggelam.

Anak korban yang mengetahui kejadian laut berusaha menolong ayahnya. Namun korban sudah tenggelam ke laut. Miswadi memutuskan kembali ke darat untuk meminta pertolongan warga.

Mengingat situasi gelap, pencarian di bibir pantai dan ditengah laut oleh nelayan dihentikan dan musibah tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Jembrana dan diteruskan ke tim SAR.

Dalam pencarian korban dimulai pukul 05.00 Wita dengan melibatkan 10 personil tim SAR, anggota Polair Polres Jembrana, nelayan setempat, lima orang penyelam tradisional dan masyarakat sekitar.

"Namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan dan pencarian masih berlangsung," ujar Didi. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi