Pemkab Tabanan Siap Gelar Sapuh Leger dan Mebayuh Oton Gratis

Rabu, 26 Juli 2017 : 07.01
Upacara Sapuh Leger dan Menayuh Oton Massal gratis siap digelar Pemkab Tabanan
TABANAN - Pemkab Tabanan, Bali bekerjasama dengan Yayasan Siwa Agung Jagadhita Perguruan Siwa Murti Bali kembali akan menggelar kegiatan bhakti sosial berupa "Upacara Sapuh Leger dan Mebayuh Oton Massal" di pelataran Jaba Mandala Pura Luhur Pakendungan, Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Jum'at (28/7/2017) pagi lusa.

Upacara Sapuh Leger dan Mebayuh Oton Massal tersebut digelar secara gratis diperuntukkan bagi seluruh warga Bali, khususnya warga Kabupaten Tabanan. "Namanya Program Meyadnya, ya..tentunya gratis dong. Kalau wartawan mau ikut silakan datang," ujar Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (24/7/2017)

Menurut Bupati Wiryastuti, berdasarkan informasi yang diterimanya, peserta yang mendaftar ikut Upacara Sapuh Leger dan Mebayuh Oton Massal tersebut jumlahnya sudah mencapai 5.000 orang lebih.

"Peserta yang sudah daftar tidak hanya dari Tabanan, namun banyak juga yang berasal dari luar Tabanan," katanya.

Terkait antusias warga yang ikut tersebut, Bupati Wiryastuti mengaku terharu sekaligus bangga dan memberikan apresiasinya karena kesadaran krama Bali dalam menjalankan swadharma agama demikian besar.

"Agar pelaksanaan upacara berjalan lancar dan peserta bisa terlayani dengan baik dan nyaman, saya sudah minta panitia agar menyiapkan segala sesuatunya dengan baik," katanya mengingatkan. Menurut Bupati Eka, tingginya animo krama Bali mengikuti upacara Sapuh Leger dan Mebayuh Oton itu patut diberikan apresasi.

"Ini adalah ngayah yang nyata, tanpa mengharapkan hasil, namun tulus dilandasi sikap bathin yang teguh pada ajaran Hindu yang pada hakekatnya berpegang pada suatu rumusan filosofis dimana kerja sebagai ibadah dan ibadah dalam kerja," paparnya.

Disebutkan, ngayah itu kerja nyata untuk tetap menjaga kebudayaan dan tradisi yang ada di Bali.

Kearifan lokal yang diturunkan oleh leluhur secara turun-temurun sebagai bentuk srada bakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dilakukan secara bergotong royong tulus iklas tanpa mengharapkan suatu imbalan apa pun. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi