Pangdam Udayana Pimpin Penggalian Dana Pembangunan Gereja HKBP Denpasar

Minggu, 30 Juli 2017 : 09.28
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak dan istri menarikan tarian Tortor dalam malam penggalian dana pembangunan gereja HKBP di Denpasar
DENPASAR - Pangdam IX/Udayana Mayjend TNI Komaruddin Simanjuntak sebagai putra Batak Sumatra Utara terpanggil untuk membantu mewujudkan berdirinya tempat ibadah Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Denpasar.

Malam penggalian dana digelar di Discovery Kartika Plaza Hotel Kuta dihadiri ratusan jamaat HKBP dari Bali maupun luar daerah, Sabtu (29/7/2017).

Erwin Siregar dari pihak panitia mengungkapkan, gala dinner atau malam penggalangan dana gereja merupakan ide jamaat HKBP dan mendapat dukungan penuh Panglima saat buka puasa bersama beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Erwin menyampaikan, untuk pembangunan gereja bagi jamaat HKBP menelan dana hingga Rp4 miliar sehingga membutuhkan sangat bantuan banyak pihak.

"Terus terang biaya pembaungunan geraja butuh Rp4 miliar, HKBP Denpasar sudah menyelesaikan hingga 40 persen, saya yakin lima kali kebaktian saja terkumpul Rp20 juta, saya yakin bisa bertambah," ucap advokat kondang itu.

Dalam penggalangan dana itu, Panglima yang didaulat menyanyi meski mengaku tidak bisa bernyanyi layaknya orang Batak, bahkan melelang lagu-lagu yang diyanyikan kepada jamaat yang akan menyumbang pembangunan gereja.

Pangdam Komaruddin mengingatkan, sumbangan bantuan yang diberikan putra-putra Batak itu agar didasari rasa ikhlas, bukan karena paksaan.

"Saya harapkan, sumbangan itu karena terpanggil untuk membuat rumah ibadah atau rumah Tuhan," tandasnya. Jika menyiapkan rumah Tuhan tanpa ketulusan, maka hal itu akan sulit terwujud.

Komaruddin juga berpesan, agar meskipun gereja berada di Bali namun harus tetap mengakomodasi kearifan lokal. Tidak boleh dilupakan kearfian lokal, karena itu sebagai pertanda minta izin, kulonuwun sehingga keberadannya bisa diterima.

Acara berlangsung semarak dan hangat apalagi ketika Panglima dan istri ke depan panggung bersama para pengurus menampilkan tarian terkenal batak 'Tortor' sembari membagikan 20 ulos selendang khas adat Batak.

Semua hadirin langsung memberikan sumbangan uang baik tunai maupun transfer sehingga untuk sementara setelah dihitung jumlahnya mencapai Rp615 Juta lebih, belum termasuk uang dalam bentuk US Dollar.

Pada malam penggalian dana ini bertambah semarak dengan kehadiran penyanyi Batak kenamaan seperti Victor Hutabarat dan Once mantan Vokalis Grup Dewa 19. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi