Majukan Soko Guru Perekonomian, Tabanan Bentuk KIinik Koperasi dan UKM

Rabu, 19 Juli 2017 : 08.12
TABANAN - Klinik Koperasi dan UKM Tabanan diresmikan di Kabupaten Tabanan guna memberikan pelayanan konsultasi maksimal pada Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sehingga terwujud Koperasi dan UKM yang berkualitas, tangguh dan mandiri,

Terobosan Dinas Koperasi dan UKM Tabanan dalam membangun Klinik Koperasi dan UKM Tabanan (Klinik KUKM) yang diresmikan, Selasa (18/7/2017). Kepala Dinas Koperasi dan UKM AA Gede Dalem Tresna Ngurah mengungkapkan saat ini di Kabupaten Tabanan terdapat 555 koperasi aktif dan 107 koperasi yang tidak aktif.

"Kasus koperasi juga cenderung meningkat. Maka pihaknya berharap agar keberadaan klinik ini benar-benar memberikan manfaat bagi Koperasi dan UKM," katanya.

Seperti diketahui saat ini kasus koperasi cenderung meningkat. Seperti koperasi yang tidak bisa melaksanakan RAT, koperasi yang tidak beroperasional dan masalah lainnya. Karenanya, dibuat terobosan baru dengan membangun Klinik Koperasi dan UKM ini.

"Mudah-mudahan keberadaan klinik ini dapat mengurangi permasalahan yang dihadapi oleh koperasi maupun UKM yang ada di Kabupaten tabanan dan menciptakan koperasi dan UKM yang berkualitas, tangguh dan mandiri," harap dia.

Klinik ini adalah adalah media konsultasi bagi koperasi dan UKM yang ada di Tabanan. Pihaknya juga berharap dengan adanya klinik ini segala permasalahan koperasi maupun UKM yang ada di Tabanan dapat ditekan.

"Mudah-mudahan dengan adanya klinik ini permasalahan-permasalahan yang dihadapi koperasi dan UKM di Tabanan dapat ditekan dan kemajuan koperasi dapat kita tingkatkan. Sehingga akan mempercepat terwujudnya Tabanan Serasi, Tabanan yang sejahtera, aman dan berprestasi," ucapnya.

Pihaknya menghimbau kepada semua pihak khususnya koordinator koperasi di masing-masing kecamatan agar mensosialisasikan keberadaan klinik tersebut.

Diakuinya, dalam membangun klinik ini memang terdapat beberapa kendala seperti dana, sarana dan prasarana namun kami bersyukur dengan para rekan kerja dan juga Dekopinda yang telah banyak membantu.

Ketua Panitia Penyedia Layanan Konsultasi Manajemen Koperasi dan UKM yang juga Kabid Kelembagaan Ni Nyoman Yudiani menambahkan adapun jenis pelayanan Klinik Koperasi dan UKM antara lain; Layanan Pelatihan Singkat pengembangan Usaha, Layanan Informasi Bisnis, Layanan Advokasi Usaha/Metoring Usaha, Layanan Akses Pemasaran, Layanan IT Entrepreneur dan Layanan Pelatihan singkat.

Layanan Pelatihan Singkat Pengembangan Usaha merupakan layanan konsultasi secara personal antara konsultan dengan pelaku usaha baik koperasi maupun UKM dengan tujuan untuk menemukan masalah yang dihadapi.

"Selain berbagai layanan yang diberikan kami juga memiliki berbagai layanan pendukung seperti pelatihan berbasis peningkatan kerja, pelatihan pengembangan manajemen kewirausahaan dan pelatihan lainnya,” jelasnya. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi