Latihan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Evakuasi Korban di Lantamal V

Kamis, 20 Juli 2017 : 18.18
SURABAYA - Simulasi Latihan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Dan Evakuasi Korban Kebakaran yang digelar Rumah Sakit Dr. Oepomo Lantamal V Surabaya. Asisten Logistik Komandan Lantamal V Kolonel Laut (T) Sugeng Priyono memantau Simulasi yang digelar Rumah Sakit Dr. Oepomo Lantamal V, Kamis (20/7/2017).

Kegiatan melibatkan 65 personel Rumkital dr.Oepomo yang mengikuti pelatihan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Evakuasi Korban. Mereka sebelumnya telah digembleng untuk cakap profesional di bidang penanggulangan dan evakuasi korban kebakaran.

Mereka tunjukkan dalam skenario latihan penanggulangan bahaya kebakaran dan evakuasi korban kebakaran yang dilaksanakan di depan Rumah sakit dr. Oepomo Lantamal V. Dari 65 personel Rumkital dr. Oepomo ini dibagi menjadi beberapa kelompok, sehingga latihan bisa berjalan sedemikian rupa menyerupai dengan yang sesungguhnya.

Dalam latihan tersebut, diskenarionkan terjadi kebakaran di area Rumkital dr. Oepomo tepatnya didapur. "Kebakaran,,,, kebakaran,,,, kebakaran,,,," teriak salah seorang yang melihat terjadinya kebakaran.

Mendengar teriakan kebakaran, PK langsung melaporkan ke PKU. Selanjutnya PKU memerintahkan untuk melaksanakan pemadaman. PT-1 langsung beraksi, melaksanakan pemadaman dengan menggunakan alat pemadamringam, akan tetapi api semakin membesar sehingga PT-1 tidak bisa mengatasinya.

PT-2 melaporkan bahwa ada satu orang yang menjadi korban luka bakar sehingga harus dievakuasi. Dengan sigap, tim evakuasi segera melaksanakan tugasnya, akan tetapi kondisi korban terlihat semakin kritis sehingga minta bantuan ambulan untuk mengevakuasi ke UGD Rumkital dr. Oepomo.

Kebakaran semakin membesar sehingga PKU meminta bantuan mobil pemadam kebakaran Lantamal V. Dengan sigap, tim pemadam kebakaran segera memadamkan kobaran api yang menghanguskan dapur Rumkital dr. Oepomo. Dalam tempo hitungan menit saja, api sudah berhasil ditaklukkan.

Setelah api dipadamkan, tim evakuasi menemukan satu orang korban jatuh karena serangan jantung. Tim kesehatan Rumkital dr. Oepomo melaksanakan pertolongan dengan segera menghubungi UGD Rumkital dr. Oepomo dan memberikan bantuan RJP alias resusitasi jantung paru.

RJP dari segi medis diperlukan untuk mengembalikan kembali fungsi jantung yang terhenti dengan cara melakukan tekanan pada jantung. Dengan cara tersebut, diharapkan jantung akan kembali berfungsi dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Usai pertolongan pertama, korban langsung dievakuasi dengan menggunakan ambulan ke UGD untuk dilaksanakan penanganan medis selanjutnya. Tim pemadam kebakaran Lantamal V selanjutnya melaksanakan pembasahan dan menempatkan satu orang personelnya untuk melaksanakan pengawasan
.
Demikanlah rangkaian simulasi yang telah dilaksanakan oleh para peserta Gelar operasi dan latihan penanggulangan bahaya kebakaran dan evakuasi korban kebakaran Rumkital dr. Oepomo.

Selesai melaksanakan simulasi latihan, seluruh peserta melaksanakan upacara penutupan yang dilaksanakan di ruang rapat Rumkital dr. Oepomo. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi