BSR Ubud Hadirkan Sensasi Kuliner Bebek ala Bali dan Eropa

Kamis, 04 Mei 2017 : 14.34
Soft Opeing Bebek Sungai Restaurant Ubud Gianyar Bali
UBUD - Wisatawan dan masyarakat yang tengah berlibur di wilayah Ubud Kabupaten Gianyar bisa menikmati kuliner tradsiional dan Eruopa yang disajikan Bebek Sungai Restaurant dengan rasa dan suguhan berbeda dari lainnya.

Kehadiran Bebek Sungai Restaurant juga akan memperkaya kazanah kuliner nusantara sekaligus memajukan pariwisata di Bali dan Ubud pada khususnya.

Dengan andalan aneka olahan hidangan bebek lezat seperti Bebek Guling (bebek panggang khas Bali ) dan Bebek Soft & Crispy (dengan teknik memasak dikukus lalu digoreng) bakal memanjakan lidah pengunjung.

Selain itu ada juga bebek spesial yaitu ROASTED PEAKING DUCK (Chinese Peaking Duck) yang menonjolkan gaya masak ala Eropa (Western Favorite) dengan 3 pilihan saus yaitu saus black pepper, mushroom saus dan BBQ saus.

"Menu ini untuk mengakomodir kustomer sisi market Eropa/ekspatriat," jelas owner BSR (Bebek Sungai Restaurant) Sungkono dan Indra Yulianto didampingi GM BSR Ketut Suastika saat Soft Opening BSR di Jalan Campuhan, Ubud, Gianyar akhit pekan lalu 29 April 2017.

Acara soft opening ditandai pemotongan tumpeng dan pemukulan ging itu berlangsung meriah itu dihadiri ratusan tamu yang memenuhi BSR yang bernuansa Bali itu.

Didampingi GM Bebek Sungai Restaurant Ketut Suastika (kedua dr kiri) & para istri kedua owner, Sungkono (kedua dari kanan) memberikan potongan tumpeng kepada patrnernya, Indra Yulianto, menandai soft opening resto di Campuhan Ubud.

Nama Sungai untuk Bebek Sungai Restaurant sejatinya diambil dari Sung (Sungkono) dan I (Indra Yulianto ) yang tak lain adalah owner dari BSR.

Bebek Sungai adalah restaurant yang menyajikan masakan bebek dalam berbagai teknik memasak asli Bali sebagai keistimewaan utamanya, namun di sisi lain bebek sungai juga memberikan dan menyediakan masakan khas Indonesia dan Asia dengan tidak kalah dari segi kualitas cita rasa dan penyajiannya.

"Ini karena pangsa pasarnya selain lokal, wisatawan domestic juga turis mancanegara," tambah GM Ketut Suastika. BSR juga melengkapi kebutuhan tamunya dengan aneka minuman tradisional yang menyegarkan seperti Loloh Cemcem, Es Dawet Jogja, dll.

Juga minuman panas dan yang paling istimewa bebek sungai juga mempunyai minuman olahan sendiri dengan memakai buah-buahan segar yang kita sebut dengan minuman Refreshment. "Minuman ini sangat cocok untuk hidangan di saat makan siang maupun malam dengan suasana Bali," tambah Sungkono.

Adapun logo BSR mewakili filosofi Bebek Sungai untuk selalu memberikan produk dan layanan terbaik kepada semua orang yang berjalan melewati pintu kami. Hal ini diwujudkan sebagai aliran alami kehidupan itu sendiri. Lingkaran oranye menggambarkan matahari yang memberi terang dan hidup bagi semua orang.

Pelayanan prima untuk semua pelanggan BSR. Sedangkan beras/padi melambangkan kesuburan dan kemampuan untuk pertumbuhan produk dan peningkatan kualitas layanan serta perluasan dan perkembangan perusahaan semakin baik kedepannya.

"Sungai yang mengalir adalah aliran alami kehidupan, sebagaimana mestinya sekarang dan di masa depan," jelasnya. Kehadrian BSR sesuai visi diusung menjadi sebuah restaurant yang terbaik di Ubud dan pada akhirnya di Bali.

"Kita adalah satu satunya restaurant yang mengkhususukan diri pada masakan bebek dengan suasana yang benar- benar khas Bali," sambungnya.

Untuk itu BSR akan berusaha menghasilkan produk dan layanan makanan berkualitas serta suasana yang nyaman bagi pelanggannya. BSR memberikan pengalaman yang sangat mengesankan bagi pelanggan untuk menikmati suasana Bali sambil menikmati santapan makanan traditional.

"Dalam soft opening tersebut BSR member diskon khusus 15 % untuk Food & Beverage buat tamunya hingga akhir Mei 2017," imbub Suastika. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi