Penderita HIV/AIDS ini Jalan Kaki Jelajahi Negeri

Rabu, 17 Februari 2016 : 18.29
Share this Article
Wijianto (tengah) diapit oleh dua anggota Komunitas Relawan Jembrana saat singgah di kota Negara
Kabarnusa.com - Berjalan kaki ribuan kilometer mulai dari Jakarta, Wijianto (34) penderita HIV/AIDS jelajahi negeri untuk mengkampanyekan antidiskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Dalam perjalanannya yang dilakukan sejak 7 November 2015 lalu, Wijianto yang akrab dipanggil dengan nama Cah Gareng ini selalu menyempatkan diri menemui relawan dan singgah di rumah sakit, puskesmas, kantor camat, kantor desa serta instansi lainnya yang ada di setiap kota untuk mensosialisasikan tentang penyebaran dan pencegahan HIV/AIDS.

"Warga masyarakat masih banyak yang belum tahu tentang penyebaran dan pencegahan HIV/AIDS. Masih banyak yang melakukan diskirimasi terhadap ODHA," katanya saat singgah di kota Negara, Bali, Rabu (17/2/2016).

Kepada wartawan dan Komunitas Relawan Jembarana (KRJ) yang menemuinya, Wijayanto berceritera bahwa dirinya divonis mengidap HIV positif pada tahun 2011 lalu dan memasuki fase AIDS.

"Waktu itu saya drop dan mengalami keluhan pada paru-paru. Memastikan diri benar HIV saya sampai tes 5 kali," kata ayah seorang anak asal Nganjuk,Jawa Timur ini berkisah.

Wijianto tidak tahu bagaimana dia bisa terkena HIV/AIDS. Namun diakuinya bahwa sebelum divonis mengidap HIV dirinya memang pengguna narkoba dan sering pakai jarum suntik.

"Mungkin karena pergaulan bebas juga. Ketika saya sakit saya merasa dalam kesendirian. Bahkan saya memikirkan anak dan istri. Namun setelah mereka tes ternyata bebas dari HIV. Namun saya sudah pisah sama istri," katanya.

Agar hal yang dialaminya tidak terjadi pada orang lain, kini dirinya melakukan Jelajah Negeri Kampanyekan Anti Diskriminasi Kepada Odha.

Langkah yang dilakukannya ini semata-mata untuk sosialisasi kewaspadaan tentang pentingnya mengetahui cara pencegahan HIV, sekaligus menghilangkan stigma dan diskriminasi kepada ODHA di seluruh negeri.

Kepada mereka yang belum terkena HIV/AIDS, Wijianto berpesan agar menghindari hal-hal yang bisa menimbulkan HIV positif dengan cara hidup dan bergaul secara sehat. Sementara kepada para Odha, Wijianto ingin menyemangati dan memotivasi supaya jangan lemah, tetap berjuang minimal untuk dirinya sendiri. (gus)

Rekomendasi