Petani Gugat Jogja Sehat Tanpa Tembakau

Jumat, 03 Oktober 2014 : 00.00

Yogyakarta - Sidang empat orang petani menggugat Jogja Sehat Tanpa Tembakau (JSTT) digelar di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Kamis (2/10/2014).

Dalam perkara nomor 47/PDT.G/2014/PN.YK empat petani tembakau yaitu Suwarji, Sukimin, H. Panuwun Widiharjono, dan Suratmin melakukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum dan Tuntutan Ganti Kerugian kepada H. Soegito, selaku Ketua JSTT.

Dalam persidangan mengagendakan pemeriksaan Saksi Fakta dari Penggugat. Setelah dalam dua kali persidangan sebelumnya, penggugat tidak siap untuk menghadirkan saksi Fakta.

Penggugat menghadirkan saksi Fakta yaitu Zulfan Kurniawan, seorang peneliti yang juga ketua dari Komite Nasional Penyelamat Kretek (KNPK) serta pernah menulis sebuah buku berjudul “Tipuan Bloomberg”.

Dalam Persidangan dipimpin Hakim Ketua Pontas Effendi,Saksi mengakui bahwa tidak mengetahui kondisi penurunan harga tembakau secara lokal di Yogyakarta.

Saksi hanya menyampaikan, terjadi penurunan harga tembakau secara nasional. Selain itu, Saksi juga menyampaikan banyak hal yang mempengaruhi penurunan harga tembakau seperti cuaca dan tembakau impor.

Namun Saksi belum melihat penurunan harga tembakau yang disebabkan oleh penamaan Jogja Sehat Tanpa Tembakau. Azas Tigor Nainggolan, Koordinator Kuasa Hukum Tergugat dalam persidangan menyampaikan penolakan saksi Fakta dari Penggugat kepada Hakim Ketua.

"Saksi yang diajukan tidak mengetahui Fakta secara real terhadap permasalahan ini," tukas Tigor.

Sidang dimulai pada pukul 12.00 WIB ditutup pada pukul akhirnya selesai pada pukul 13.30 WIB dan dijadwalkan sidang berikutnya pada tanggal 7 Oktober 2014 dengan mengagendakan keterangan ahli penggugat. (gek)

Bagikan Artikel

Rekomendasi