Dinas Kebudayaan Yakini Tak Ada Joged Bumbung Porno di Denpasar

Senin, 04 Desember 2017 : 17.22
Masalah joged bumbung dibahas dalam pertemuan seniman, sekkaa joged dan Pemkot Denpasar
DENPASAR - Kadis Kebudayaan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Mataram meyakini tidak ada penampilan joged bumbung 'jaruh' atau porno yang dipentaskan oleh Sekaa Joged Bumbung di Ibu Kota Provinsi Bali itu.

Diketahui, kasus oknum Joged Bumbung 'Jaruh' yang sempat viral di media sosial membuat resah masyarakat Bali. Untuk itu, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) juga mengambil langkah untuk bergerak bersama masyarakat menekan penampilan oknum Joged 'Jaruh'.

Pertemuan membahas masalah joged bumbubg digelar melibatkan tokoh seniman Denpasar dan para sekaa dilakukan di Kantor Dinas Kebudayaan Denpasar, Senin (4/12/2017).

Tokoh seniman Denpasar seperti Komang Astita, I Gusti Ngurah Padang, dan puluhan Sekaa Joged Bumbung Denpasar diundang dalam pembahasan tersebut.

"Pertemuan ini juga menindaklanjuti surat edaran Gubernur Bali permasalahan Joged 'Jaruh' yang sangat meresahkan masyarakat, serta dapat melakukan pembahasan bersama dalam menekan adanya oknum-oknum penampilan Joged 'jaruh'," ujar Mataram.

Mataram mengatakan, pihaknya akan segera membuat surat himbauan kepada para Sekaa Joged Bumbung Kota Denpasar yang nantinya dapat dijadikan dasar oleh sekaa-sekaa yang ada untuk menekan permintaan dari oknum masyarakat memaksa menampilkan hal-hal 'jaruh'.

Pihaknya tidak menyudutkan para Sekaa Joged Denpasar yang menampilkan pementasan, dan percaya kalau di Kota Denpasar tidak ada sekaa Joged yang menampilkan joged 'jaruh'.

Hal ini juga sebagai langkah bersama dalam melakukan pembinaan, dan pencegahan bersama, sehingga tidak ada suatu pembiyaran jika melihat pertunjukan Joged yang berkesan 'jaruh' atau porno.

Disamping itu pihaknya juga bersiap menggelar lomba Tari Joged Bumbung sesuai pakemnya melibatkan seluruh Sekaa Joged Bumbung di Kota Denpasar.

Langkah ini juga sesuai dengan arahan Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra yang mengharapkan Tari Joged Bumbung dapat tetap lestari, dan tidak terganggu oleh oknum-oknum yang menari di luar pakem. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi