Versi ACI, Bandara Ngurah Rai Terbaik Ketiga Dunia

Rabu, 08 November 2017 : 15.02
MANGUPURA - Berdasar penilaian Airport Council Internasional (ACI) Bandara Gusti Ngurah Rai kembali terpilih sebagai bandara terbaik ketiga di dunia. Kategori ini berdasar jumlah penumpang 15- 25 juta per tahun di mana Bandara Ngurah Rai berhasil mengantongi nilai A untuk Airport Service Quality (ASU) 1 dari skala 5.

Prestasi ini disampaikan langsung General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Bandara i Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi kepada kemunitas bandara di Patra Jasa Hotel Bali Resort & Villas, Rabu (8/11/2017).

"Aci menilai kualitas layanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai selama setahun. Ada 33 indikator penilaian, mulai fasilitas bandera, aksesibilitas baik di dalam maupun di luar bandara," jelasnya.

Selain itu, dinilai layanan bandara mulai proses kedatangan, proses check in, fasilitas berbelanja dan masih banyak lainnya.

Yanus menambahkan, proses pengukuran ASQ ini dilakukan dengan melakukalt survei langsung kepada para penumpang, sehingga setiap hasil penilaiannya merupa perspektif dan sekaligus harapan pcnumpang akan layanan yang ldeal dari suatu bandara.

Ditambahkan Yanus, paradigma layanan di bandara saat ini mengalami perubahaa yang sangat pesat. Dahulu jika bicara soal bandara perhatian orang hanya memikirkan tentang tempat terbang dan mendaratnya pesawat saja.

Namun, beberapa tahun terakhir sudah berubah pada informasi kepada public services, pengelola bandara, harus berorientasi pada kualitas layanan.

Hal itu kata Yanus akan terus dilakukan, selain fasilitas pokok penerbangan, bandara bandara di negara maupun di dunia termasuk Indonesia kini sudah dilengkapi fasilitas penungang lainnya.

Fasilitas itu seperti pusat perbelanjaan yang eksklusif, hotel atau penginapan, kawasan logistik dan bisnis serta fasilitas hiburan.

Diakuinya dengan pertumbuhan penumpang yang terus meningkat hampir 10 persen pada akhir Oktober, mendoreng Angkasa Pura sehagai pengelola Bandara l Gusti Ngurah Rai uutuk terus mengembangkan fasilitas dan layanannya.

"Penumpang sampai Oktober lalu sudah mencapai 18,10 juta, yang didominasi oleh penuunpang internasional," sambungnya.

Artinya profiling dan kebutuhan penumpang makin beragam. Untuk itu secara bertahap pihaknya ingin mengkonsep airport city di Bandara Gusti Ngurah Rai yang semua kebutuhan penumpang dapat dipenuhi di dalam bandara.

Yanus menambahkan, dalam mengembangkan bandara, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri melainkan butuh dukungan semua pihak.

Dukungan pemerintah pusat pemurinlah daeral masyaral at dan semua instansi yang menberikan kontribusi langsung terhadap layanan di handard sehingga kedepannya kualitas layanan kami hisa lehih haik lagi," ujarnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi